30 Jul 2025 |
69 |
Penulis : APRI mBanjar |
Publisher : Biro Humas APRI Jawa Tengah
Banjarnegara - Kantor Urusan Agama (KUA) Mandiraja kembali menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri yang diikuti oleh 14 calon pengantin (catin) dari berbagai desa se-Kecamatan Mandiraja. Acara ini berlangsung di Balai Nikah KUA Mandiraja dan dihadiri oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional Hendriyanto, dan Feti Sulistiyani, serta mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) dari Program Studi KPI UNSIQ Wonosobo. (30/7)
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala KUA Mandiraja, H. Irfan Sulastono. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kesiapan mental dan spiritual bagi pasangan calon pengantin. “Bimbingan perkawinan ini sangat penting agar pasangan catin tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual untuk membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah,” ujarnya.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Hendriyanto, yang memaparkan empat tahapan dalam membangun rumah tangga yang harmonis. Ia menekankan pentingnya komunikasi, saling memahami, dan berbagi peran dalam rumah tangga. “Empat tahapan ini menjadi bekal utama bagi calon pengantin agar rumah tangga yang dijalani nanti bisa langgeng dan membawa kebahagiaan,” jelas Hendriyanto di hadapan para peserta.
Suasana semakin hangat saat Feti Sulistiyani, memimpin peserta melakukan Tepuk Sakinah sebagai penyemangat dalam mengikuti sesi bimbingan. Kegiatan ini juga menjadi momen kebersamaan antara penyuluh agama, mahasiswa KPM, dan para calon pengantin.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi dari narasumber lainnya hingga acara selesai. Seluruh peserta terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan dan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk membangun rumah tangga yang harmonis.
Dengan adanya Bimbingan Perkawinan Mandiri ini, KUA Mandiraja berharap seluruh calon pengantin dapat menyiapkan diri sebaik mungkin agar pernikahan yang akan dijalani benar-benar menjadi awal kehidupan rumah tangga yang penuh berkah. (M/H, azd)