News
Safari Jum’at ke-8, Kepala KUA Kota Tengah Kunjungi Masjid Al-Mubarak Wumialo
16 Jan 2026 | 74 | Penulis : Biro Humas APRI Gorontalo | Publisher : Biro Humas APRI Gorontalo
Kota Tengah, 16 Januari 2026 — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kota Tengah, Marton Abdurrahman, kembali melaksanakan kegiatan Safari Jum’at ke-8 yang kali ini berlangsung di Masjid Al-Mubarak, Kelurahan Wumialo, Kecamatan Kota Tengah, pada Jum’at (16/1/2026).
Safari Jum’at merupakan program berkelanjutan KUA Kota Tengah sebagai upaya mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman umat terkait tugas dan fungsi KUA di tengah kehidupan sosial dan keagamaan.
Usai pelaksanaan Salat Jum’at, Marton Abdurrahman menyampaikan sosialisasi kepada jamaah mengenai peran strategis KUA, antara lain dalam pembinaan masjid, pengelolaan wakaf, layanan kepenghuluan, serta pencegahan pernikahan di bawah umur.
“KUA hadir sebagai mitra umat. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi dan pelayanan yang tepat, khususnya dalam urusan keagamaan dan sosial, termasuk pembinaan masjid, wakaf, serta layanan pernikahan,” ungkap Marton.
Ia juga menegaskan pentingnya mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat peradaban umat Islam. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang pembinaan akhlak, persatuan, dan penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.
“Masjid harus kembali menjadi pusat aktivitas umat, tempat merajut kemuliaan, mendekatkan diri kepada Allah, sekaligus membangun masyarakat yang beradab,” tambahnya.
Khutbah Jum’at: Isra’ Mi’raj – Merajut Kemuliaan dari Masjid ke Langit, Kembali ke Masjid
Dalam Safari Jum’at tersebut, Marton Abdurrahman juga bertindak sebagai khatib Jum’at. Ia menyampaikan khutbah bertema “Isra’ Mi’raj: Merajut Kemuliaan dari Masjid ke Langit, Kembali ke Masjid”, sesuai dengan edaran Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo.
Melalui khutbahnya, Marton mengajak jamaah untuk menjadikan peristiwa agung Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT melalui masjid.
“Isra’ Mi’raj mengajarkan kepada kita bahwa masjid adalah titik awal perjalanan spiritual menuju langit. Dari masjidlah kemuliaan itu dirajut, dan ke masjid pula kita kembali untuk memperbaiki kualitas ibadah dan kehidupan,” tuturnya.
Masjid Raya Islamic Centre Gorontalo, Ikon Peradaban Umat
Pada kesempatan tersebut, Marton juga mengajak jamaah untuk bersyukur atas dimulainya pembangunan Masjid Raya Islamic Centre Gorontalo, yang peletakan batu pertamanya dilaksanakan pada Jum’at, 12 Desember 2025, oleh Gubernur Provinsi Gorontalo.
Masjid Raya ini diharapkan menjadi ikon baru peradaban umat Islam di Gorontalo, bukan sekadar bangunan fisik yang megah, melainkan pusat aktivitas keumatan yang berkelanjutan, antara lain sebagai:
* Pusat ibadah dan dakwah
* Pusat edukasi dan literasi keislaman
* Simbol persatuan dan kerukunan umat beragama
* Representasi Islam yang ramah, inklusif, dan berkemajuan
“Dengan ikhtiar bersama, partisipasi, sumbangan, dan amal jariyah seluruh komponen umat, insya Allah Masjid Raya Islamic Centre Gorontalo akan menjadi wasilah kebangkitan umat, keberkahan bangsa dan negara, serta sumber pahala jariyah dunia dan akhirat,” harapnya.
Kegiatan Safari Jum’at KUA Kota Tengah yang telah berlangsung sebanyak delapan kali ini diharapkan terus berlanjut, sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami peran KUA serta semakin mencintai masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat.
Khutbah Nikah, Filial: Keluarga SAMARABA
16 Jan 2026
KEMENAG SANGGAU RAIH PERINGKAT KE 5 AJANG HAB 80
16 Jan 2026