Safari Jumat di Ladara, Penghulu KUA Tuhemberua: Keluarga sebagai Madrasah Pertama
Daerah

Safari Jumat di Ladara, Penghulu KUA Tuhemberua: Keluarga sebagai Madrasah Pertama

  17 Jul 2026 |   25 |   Penulis : Humas Cabang APRI Nias Utara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Tuhemberua (Humas). Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Tuhemberua, Betha Nugraha Pratama, S.Sos., melaksanakan kegiatan Safari Jumat di Masjid Jami' Desa Ladara, Kecamatan Tuhemberua, Jumat (17/07). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kehidupan beragama yang rutin dilaksanakan KUA Tuhemberua untuk memperkuat syiar Islam sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat di wilayah binaan.

Pada kesempatan tersebut, Betha Nugraha Pratama dipercaya sebagai khatib Salat Jumat dengan mengangkat tema "Keluarga sebagai Madrasah Pertama." Tema ini dipilih sebagai pengingat bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama yang membentuk kepribadian, akhlak, serta pemahaman agama seorang anak sebelum mengenal lingkungan pendidikan formal maupun masyarakat luas.

Dalam khutbahnya, Betha menjelaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak sangat bergantung pada peran orang tua sebagai pendidik utama. Menurutnya, nilai-nilai keimanan, ibadah, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial perlu ditanamkan sejak dini melalui keteladanan, pembiasaan, serta komunikasi yang penuh kasih sayang di dalam keluarga. Dengan demikian, rumah akan menjadi tempat terbaik untuk membentuk generasi yang beriman dan berakhlak mulia.

Ia juga mengajak para jamaah untuk senantiasa menjaga keharmonisan rumah tangga dengan membangun hubungan yang dilandasi kasih sayang, saling menghormati, dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi, keluarga diharapkan mampu menjadi benteng utama dalam melindungi anak-anak dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak moral dan nilai-nilai keagamaan.

Lebih lanjut, Betha menyampaikan bahwa membangun keluarga yang kokoh bukan hanya menjadi tanggung jawab ayah atau ibu semata, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh anggota keluarga. Apabila setiap keluarga mampu menjalankan fungsi pendidikan dengan baik, maka akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan negara.

Melalui kegiatan Safari Jumat ini, KUA Kecamatan Tuhemberua berharap dapat terus meningkatkan pembinaan keagamaan yang menyentuh langsung masyarakat. Selain menjadi media penyampaian pesan-pesan keislaman, Safari Jumat juga menjadi sarana mempererat hubungan antara KUA dan masyarakat dalam mewujudkan kehidupan beragama yang moderat, harmonis, serta membangun keluarga yang berkualitas sebagai fondasi utama terciptanya masyarakat yang religius dan sejahtera. (MHS/BNP)

Bagikan Artikel Ini

Infografis