Safari Jumat di Kecamatan Binduriang, Penyuluh Agama Ajak Warga Mendidik Anak Sesuai dengan Ajaran Islam di Masjid Nurul Fatah Desa Kampung Jeruk
21 Jul 2025 | 54 | Penulis : Humas Cabang APRI Rejang Lebong | Publisher : Biro Humas APRI Bengkulu
Rejang Lebong (Humas) ---- Penyuluh Agama dari Kantor Urusan Agama (KUA) Binduriang Romadon, S.Pd. dan Zulkarnain, S.Ag. kembali menggelar kegiatan Safari Jumat yang kali ini diselenggarakan di Masjid Nurul Fatah, Desa Kampung Jeruk, Kecamatan Binduriang, pada Jumat (18/7/2025). Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Zulkarnain mengangkat tema pentingnya mendidik anak sesuai dengan ajaran Islam untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia dan bertakwa kepada Allah SWT.
Kegiatan yang dihadiri oleh jamaah ini dimulai dengan khutbah Jumat yang dipenuhi pesan-pesan mendalam terkait peran orang tua dalam mendidik anak. Zulkarnain dalam khutbahnya mengingatkan seluruh umat Islam agar menyadari bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama, baik dari keluarga, masyarakat, maupun pemerintah.
Mendidik Anak: Tanggung Jawab Orang Tua dan Umat Islam
Dalam khutbahnya, menekankan bahwa Islam sangat menaruh perhatian besar terhadap pendidikan anak. Kata beliau orang tua adalah guru pertama bagi anak-anak mereka, dan tugas mereka bukan hanya memberikan kebutuhan fisik, tetapi juga mencetak anak-anak yang berakhlak mulia dan memiliki pemahaman agama yang baik.
“Mendidik anak dalam Islam bukan hanya soal memberi ilmu duniawi, tetapi lebih penting lagi adalah membekali mereka dengan akhlak yang baik dan iman yang kokoh. Seorang anak harus dibimbing untuk mengenal Allah SWT, mengetahui kewajiban agama, dan menjaga hubungan baik dengan sesama,” ungkap Zulkarnain.
Beliau juga mengutip beberapa ayat Al-Qur’an dan hadis yang menunjukkan pentingnya pendidikan dalam Islam. Salah satunya adalah hadis Nabi Muhammad SAW yang mengatakan, "Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi." Dari hadis ini, Zulkarnain menekankan bahwa orang tua memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan keimanan anak.
Peran Masjid dalam Pendidikan Anak
Masjid Nurul Fatah juga diharapkan bisa menjadi tempat yang lebih dari sekadar tempat ibadah, namun juga pusat pembelajaran bagi anak-anak. Zulkarnain mendorong jamaah untuk mengajak anak-anak mereka ke masjid agar dapat belajar langsung tentang agama, moral, dan sosial.
“Masjid adalah tempat yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai agama sejak dini. Di sini, anak-anak tidak hanya diajarkan tentang shalat dan membaca Al-Qur’an, tetapi juga tentang adab dan etika sosial. Jika kita menanamkan pendidikan agama sejak kecil, insya Allah mereka akan tumbuh menjadi generasi yang lebih baik,” tambah Zulkarnain.
Pentingnya Keteladanan Orang Tua
Tidak hanya mengingatkan soal kewajiban orang tua dalam mendidik anak, Zulkarnain juga mengingatkan bahwa keteladanan adalah hal yang sangat penting dalam pendidikan anak. Orang tua harus menjadi contoh yang baik dalam menjalani kehidupan sehari-hari, baik dalam beribadah, berinteraksi dengan orang lain, maupun dalam menjalankan amanah kehidupan.
“Anak-anak lebih mudah meniru apa yang mereka lihat daripada apa yang mereka dengar. Oleh karena itu, jadilah teladan yang baik dalam keluarga. Dengan begitu, anak-anak akan lebih mudah memahami ajaran Islam dalam kehidupan mereka,” ujar Zulkarnain.
Ajak Masyarakat untuk Lebih Peduli Pendidikan Anak
Acara Safari Jumat ini diharapkan bisa menjadi pengingat bagi seluruh warga Desa Kampung Jeruk dan sekitarnya untuk lebih peduli terhadap pendidikan anak-anak mereka, baik di rumah, sekolah, maupun di lingkungan masyarakat. Penyuluh Agama KUA Binduriang berharap masyarakat dapat lebih giat mendalami ajaran Islam dan menjadikan masjid sebagai tempat pendidikan yang efektif bagi generasi penerus.
Romadon rekan kerja Penyuluh Agama KUA Binduriang, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, juga menekankan pentingnya sinergi antara orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam mendidik anak-anak dengan nilai-nilai keislaman. Beliau berharap agar kegiatan Safari Jumat seperti ini bisa terus dilakukan sebagai bagian dari upaya bersama untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga baik akhlaknya.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan wawasan keagamaan, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak-anak. Kami berharap bahwa masyarakat Binduriang semakin sadar akan hal ini dan bersama-sama menciptakan generasi muda yang unggul dan berakhlak mulia,” tutur Romadon
Safari Jumat kali ini ditutup dengan doa bersama, agar Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada setiap orang tua dalam mendidik anak-anak mereka dengan cara yang sesuai dengan ajaran Islam.