Resmi Dibuka, MTQN ke-57 Kabupaten Asahan: Ka. KUA Bandar Pasir Mandoge Ikuti Prosesi Pelantikan Dewan Hakim dan Panitia
Daerah

Resmi Dibuka, MTQN ke-57 Kabupaten Asahan: Ka. KUA Bandar Pasir Mandoge Ikuti Prosesi Pelantikan Dewan Hakim dan Panitia

  15 Apr 2026 |   18 |   Penulis : Humas Cabang APRI Asahan |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Asahan, (Humas). Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-57 tingkat Kabupaten Asahan resmi dibuka pada Selasa (15/04). Kegiatan ini ditandai dengan prosesi pelantikan dewan hakim, panitera, dan panitia yang dipimpin langsung oleh Bupati Asahan.

Acara pembukaan berlangsung khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars, dan Hymne MTQ. Selanjutnya, Ketua Panitia menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan, yang diikuti dengan pembacaan Surat Keputusan Bupati Asahan tentang pengangkatan dewan pengawas, dewan hakim, panitera, dan panitia MTQN ke-57.

Prosesi inti berupa pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ tahun ini mengedepankan prinsip efisiensi anggaran tanpa mengurangi nilai substansi kegiatan.


“Walaupun dilaksanakan secara sederhana, semangat dakwah untuk membentuk generasi Qur’ani yang berkualitas harus tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta diikuti oleh 853 peserta dari 25 kecamatan se-Kabupaten Asahan. Para peserta akan berkompetisi dalam berbagai cabang perlombaan MTQ yang dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 20 April 2026.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Sopwan Hamdani Anas, turut ambil bagian dalam kegiatan ini sebagai panitia pada cabang tilawah. Keterlibatannya menunjukkan peran aktif KUA dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ sebagai bagian dari pembinaan keagamaan di daerah.

Pelaksanaan MTQN ke-57 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana strategis dalam menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam tilawah, tetapi juga berakhlak Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari.

Bagikan Artikel Ini

Infografis