PW APRI Aceh 2025–2029 Resmi Dikukuhkan
Daerah

PW APRI Aceh 2025–2029 Resmi Dikukuhkan

  28 Sep 2025 |   1247 |   Penulis : Biro Humas APRI Aceh |   Publisher : Biro Humas APRI Aceh

Banda Aceh[ 28 September 2025] Suasana khidmat menyelimuti Aula Arafah Embarkasi Haji Aceh pada Minggu (28/9/2025). Para penghulu dari berbagai kabupaten/kota di Aceh berkumpul dalam acara Pengukuhan Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Aceh periode 2025–2029 yang dirangkai dengan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), 28-29 September 2025.

Acara diawali dengan lantunan Kalam Ilahi dan Shalawat Badar oleh Ust. Fudhail Zubairi, SHI, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars APRI yang dipimpin Nelly Fatmawati, SE. Kehadiran para tokoh penting, mulai dari jajaran Kanwil Kemenag Aceh, Dinas Syariat Islam Aceh, hingga  Pembina  dan Pengawas APRI Aceh, membuat kegiatan ini semakin bermakna.

Ketua Panitia, Muhammad Qusai, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak. “Pengukuhan ini menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru. Kita ingin memperkuat silaturahmi antar-penghulu sekaligus menyusun program kerja yang lebih aplikatif,” ujarnya.

Puncak acara ditandai dengan pembacaan SK kepengurusan oleh Dr. H. Khairuddin, MA, dari Katim Hulu dan Bina KUA Bidang Urais Kanwil Kemenag Aceh. Selanjutnya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si, secara resmi mengukuhkan pengurus PW APRI Aceh 2025–2029 dan menyerahkan bendera pataka sebagai simbol kebersamaan untuk dikibarkan di seluruh Aceh.

Dalam sambutannya, Ketua PW APRI Aceh terpilih, Fadli, S.Ag., M.H., mengungkapkan rasa haru sekaligus semangat baru. “Kepengurusan ini adalah hasil kebersamaan. Kita ingin lebih solid, melibatkan semua kabupaten/kota, dan membawa APRI Aceh menjadi organisasi yang profesional dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si, memberi arahan penting bagi jajaran penghulu. Ia menekankan enam hal utama, mulai dari penguatan Program KUA Berseri, implementasi PMA Nomor 24 Tahun 2024, hingga optimalisasi peran ASN P3K di KUA. Ia juga mengingatkan pentingnya peran penghulu dan penyuluh sebagai “detektor dini” problem sosial, transparansi iuran APRI, serta perluasan program Pusaka Sakinah untuk pasangan pra maupun pasca-nikah.

“Rakerwil ini adalah momentum menyatukan langkah. Kita berharap lahir program yang nyata, terukur, dan bermanfaat untuk umat,” tegasnya sebelum secara resmi membuka Rakerwil.

Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, yang diwakili Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, H. Zahrul Fajri, M.H., turut memberikan sambutan dan membuka Rakerwil. Ia mengapresiasi kiprah penghulu yang selama ini ikut menjaga ketahanan keluarga di Aceh.

Hadir dalam kegiatan ini Kabid Urais Kanwil Kemenag Aceh, Dr. H. Mukhlis, MA, jajaran Tim Bina KUA, Dewan Pembina dan Pengawas APRI Aceh, serta pengurus IPARI.

Dengan pengukuhan ini, PW APRI Aceh periode 2025–2029 resmi mulai bekerja. Harapannya, kepengurusan baru ini mampu membawa energi segar, memperkuat peran penghulu sebagai garda terdepan pelayanan umat, sekaligus menjaga ketahanan keluarga di bumi Serambi Mekkah.

[Mahbub Fauzie]

Bagikan Artikel Ini

Infografis