Podcast “NGOPI MANIA”, KUA Banyuasin I Hadirkan Ruang Edukasi Nikah dan Keagamaan
13 Feb 2026 | 133 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Selatan | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Selatan
PW APRI Sumsel (Banyuasin) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuasin, Dr. H. Abadil, S.Ag., M.Si., bersama Kepala KUA Kecamatan Banyuasin I yang juga Ketua PW APRI Sumsel, Drs. H. Anwar, M.H.I., secara resmi melaunching podcast “NGOPI MANIA” (Ngobrol Pagi Masalah Nikah dan Agama) sebagai media dakwah dan edukasi publik, khususnya dalam bidang pernikahan dan keagamaan.
Kegiatan launching ini menjadi langkah inovatif KUA Banyuasin I dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana penyuluhan dan literasi keagamaan yang lebih luas dan mudah diakses masyarakat.
Dalam sambutannya, Dr. H. Abadil menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan terobosan yang dilakukan KUA Banyuasin I. Menurutnya, podcast NGOPI MANIA merupakan bentuk adaptasi pelayanan Kementerian Agama terhadap perkembangan teknologi informasi.
“Melalui podcast ini, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang benar tentang pernikahan, hukum Islam, serta berbagai persoalan keagamaan secara santai namun tetap berbobot. Ini adalah bentuk pelayanan yang humanis dan edukatif,” ujarnya.
Sementara itu, Drs. H. Anwar, M.H.I. menjelaskan bahwa NGOPI MANIA dirancang sebagai ruang dialog interaktif yang membahas isu-isu aktual seputar pernikahan, keluarga sakinah, regulasi pencatatan nikah, hingga problematika rumah tangga dalam perspektif agama.
“Podcast ini menjadi media ngobrol santai di pagi hari, tetapi substansinya tetap kuat dan mencerahkan. Harapannya, masyarakat tidak lagi ragu atau salah informasi terkait urusan nikah dan keagamaan,” ungkapnya.
Podcast NGOPI MANIA dapat disaksikan melalui platform Instagram pada tautan berikut:
https://www.instagram.com/reel/DUmrXOPElLD/?igsh=NWM1YXp5d2hjbW80
tiktok : https://vt.tiktok.com/ZSm2DgjhX/
Dengan hadirnya NGOPI MANIA, KUA Banyuasin I diharapkan semakin dekat dengan masyarakat serta mampu memperkuat literasi keagamaan dan ketahanan keluarga melalui pendekatan digital yang kreatif dan inspiratif. (ki)