Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Kepala KUA Bathin Solapan Ikuti Rakor Program Gizi KIA-Kespro 2026
Daerah

Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Kepala KUA Bathin Solapan Ikuti Rakor Program Gizi KIA-Kespro 2026

  23 Jun 2026 |   10 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Bengkalis (Humas) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, H. Surianto, S.HI, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Jejaring Fasilitas Layanan dan Program Gizi Kesehatan Ibu dan Anak serta Kesehatan Reproduksi (KIA-Kespro) Tahun 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis ini berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 23 hingga 24 Juni 2026, bertempat di Hotel Susuka, Duri.

Acara yang dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis ini dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan lintas sektoral, di antaranya seluruh Kepala KUA se-Kabupaten Bengkalis, Kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Bengkalis, serta para penyuluh agama.

Rakor ini digelar dengan tujuan utama memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam implementasi jejaring fasilitas layanan kesehatan serta program gizi KIA-Kespro di tahun 2026. Melalui forum ini, pemerintah daerah berharap dapat membangun koordinasi yang lebih efektif dan solid antara instansi kesehatan dan Kementerian Agama (Kemenag) demi mendongkrak kualitas kesehatan ibu, anak, sekaligus kesehatan reproduksi masyarakat secara luas.

Menanggapi agenda strategis ini, Kepala KUA Bathin Solapan, H. Surianto, S.HI, memberikan sambutan hangat dan apresiasi yang tinggi. Menurutnya, langkah kolaboratif ini menjadi ruang krusial bagi KUA dan penyuluh agama untuk memaksimalkan peran mereka di tengah masyarakat.

"Ini adalah langkah yang sangat strategis. Kami di KUA dan bersama para penyuluh agama memiliki akses langsung untuk mengedukasi masyarakat, khususnya para calon pengantin (catin) dan keluarga muda. Lewat sinergi ini, kita bisa lebih masif menanamkan pemahaman tentang pentingnya kesehatan reproduksi, pemenuhan gizi seimbang, pembentukan keluarga berkualitas, serta yang tidak kalah penting adalah pencegahan stunting sejak dini," ujar H. Surianto di sela-sela kegiatan.

Sepanjang dua hari pelaksanaan, rakor diisi dengan berbagai sesi diskusi interaktif. Para peserta menerima pemaparan mendalam mengenai arah kebijakan dan strategi implementasi program KIA-Kespro 2026, taktik penguatan jejaring layanan kesehatan, hingga pemetaan peran spesifik dari masing-masing stakeholder guna memastikan program berjalan sukses di tingkat kecamatan hingga pelosok desa.

Melalui komitmen bersama yang lahir dari rakor ini, diharapkan Dinas Kesehatan, KUA, Puskesmas, dan para penyuluh agama dapat berjalan beriringan dalam meningkatkan mutu pelayanan publik. Kolaborasi nyata ini ditargetkan mampu mempercepat terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di seluruh wilayah Kabupaten Bengkalis.

Bagikan Artikel Ini

Infografis