Perkuat Peran Pemuda dalam Pembangunan, Kepala KUA Salapian Sampaikan Fikih Dakwah Pada Latihan Manajemen Dakwah BKPRMI Langkat
Daerah

Perkuat Peran Pemuda dalam Pembangunan, Kepala KUA Salapian Sampaikan Fikih Dakwah Pada Latihan Manajemen Dakwah BKPRMI Langkat

  07 Jul 2026 |   13 |   Penulis : Humas Cabang APRI Langkat |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Salapian, (Humas). Fiqih dakwah adalah seperangkat aturan, metode, dan etika Islam yang memandu seorang dai dalam menyampaikan ajaran agama. Ini mencakup pemahaman tentang prioritas dakwah (fikih prioritas), strategi menghadapi berbagai golongan masyarakat (fikih realitas/waqi'), dan tata cara berdakwah sesuai tuntunan syariat. Untuk lebih memahami konsep ini, berikut adalah penjabaran dari aspek-aspek utamanya pertama tujuan utama fikih dakwah bertujuan untuk mengarahkan manusia menuju jalan Allah dengan cara yang bijak (hikmah), nasihat yang baik (mau'idzah hasanah), dan dialog yang konstruktif.

Hal ini memastikan proses penyampaian Islam dilakukan dengan pemahaman yang utuh dan akhlak yang mulia. Kedua Unsur-Unsur Utama dalam menjalankan aktivitas ini, seorang pendakwah (dai) perlu memahami beberapa elemen penting, yaitu: Da'i sebagai Pelaku atau subjek dakwah yang harus memiliki ilmu, keikhlasan, dan keteladanan. Mad'u sebagai Objek dakwah atau sasaran umat yang beragam tingkat pemahaman dan latar belakangnya. Maudhu' sebagai Materi dakwah yang disampaikan, meliputi akidah, ibadah, dan akhlak.

Kemampuan memahami kondisi sosial, budaya, dan tantangan zaman yang sedang dihadapi oleh masyarakat tempat berdakwah. Berlemah Lembut dan Bertahap, mengikuti prinsip Rasulullah SAW yang tidak langsung memberatkan umat, melainkan menyampaikan kebenaran dengan kasih sayang dan menghindari tindakan ekstrem atau memvonis.

Secara umum, dakwah dibagi menjadi tiga metode utama, yaitu dakwah bil hal (perbuatan), bil lisan (ucapan), dan bil qalam (tulisan/literasi). Demikian sebagian dari pembahasan tentang fikih dakwah yang disampaikan kepala KUA Kecamatan Salapian H. Muhammad Kurnia Amir, S. Sos. I, S. Pd. I MM pada kegiatan Latihan Manajemen Dakwah BKPRMI Kabupaten Langkat yang dilaksanakan selama tiga hari mulai hari Jum'at sampai hari Ahad beberapa waktu yang lalu di gedung yayasan Pendidikan Ar-Rahman Misriadi Wampu. 

Kurnia yang juga direktur wilayah Lembaga pembinaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia BKPRMI Provinsi Sumatera Utara ini mengharapkan melalui Latihan Manajemen Dakwah ini tidak hanya sebagai pemenuhan persyaratan untuk menjadi pengurus fungsional BKPRMI ditingkat Desa/Kelurahan, kecamatan dan kabupaten tetapi akan lahir dai atau penyuluh agama Islam potensial yang mampu menyampaikan pesan-pesan pembangunan melalui bahasa Agama sehingga peran pemuda dalam pembangunan khusus dalam mempersiapkan generasi emas 2045 dapat diwujudkan sebagai pemimpin bangsa dan negara dimasa yang akan datang. 

Acara yang dibuka secara resmi oleh ketua umum DPW BKPRMI Provinsi Sumatera Utara. H. Syafrizal Harahap, S.H.i di dampingi sekretaris umum Ahmad Zubair Simbolon dalam sambutannya mengatakan bahwa kader BKPRMI atau Pemuda remaja masjid senantiasa berkontribusi dalam pembangunan, tingkatkan peran pemuda untuk terdepan dalam amal ma'ruf nahi mungkar, jauhi narkoba dan terus bersama pemerintah dalam membangun bangsa dan negara ujar Syafrizal. 

Sebelumnya hal yang sama disampaikan ketua DPD BKPRMI Langkat Agus Salim, S. Pd, MA bersama direktur daerah Rahmansyah, S.Pd melaporkan bahwasannya kegiatan ini diikuti 26 kader terbaik sekabupaten Langkat dengan menghadirkan Korp Mudarrib wilayah Sumatera Utara dan berbagai narasumber diantaranya kader BKPRMI yang juga anggota DPRD Kabupaten Langkat Ahmad Rinaldi, SE.

Hadir pada acara pembukaan tokoh Masyarakat Langkat yang juga kader BKPRMI H. Iskandar Sugito, S. Pd, MM, ketua MPD BKPRMI Langkat Edi Syahputra, S. Pd, MM, tim Mudarrib dan undangan lainnya.

Bagikan Artikel Ini

Infografis