Pengukuhan APRI Madiun, Teguhkan Profesionalisme dan Perkuat Integritas Penghulu
Daerah

Pengukuhan APRI Madiun, Teguhkan Profesionalisme dan Perkuat Integritas Penghulu

  25 Jul 2025 |   132 |   Penulis : Biro Humas APRI Jawa Timur |   Publisher : Biro Humas APRI Jawa Timur

Madiun (22/07)— Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten dan Kota Madiun masa bakti 2025-2029  telah resmi dikukuhkan dan berlangsung secara khidmat di RM. Omah Idjo, Desa Ngepeh, Kecamatan Saradan, selasa siang (22/7). Acara ini dihadiri oleh Ketua APRI Wilayah Jawa Timur, H. Wawan Ali Suhudi, S.Ag., M.H., serta para pejabat dari Kementerian Agama Kabupaten dan Kota Madiun.

Prosesi diawali dengan pengukuhan Pengurus Cabang APRI Kabupaten Madiun oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun, H. Irfan Alkhaidari, kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan Pengurus APRI Kota Madiun oleh Kepala Kankemenag Kota Madiun, H. Muhammad Zainut Tamam. Keduanya dilakukan secara resmi di hadapan seluruh anggota, dengan disaksikan langsung oleh Ketua Wilayah APRI Jawa Timur.

Dalam sambutan pembinaannya, Ketua APRI Wilayah Jawa Timur, H. Wawan Ali Suhudi, menegaskan bahwa profesi penghulu bukan sekadar pekerjaan administratif. “Peristiwa nikah adalah peristiwa hukum, yang melahirkan berbagai akibat hukum mulai dari status anak, harta bersama, hingga warisan dan perwalian. Maka penghulu harus memahami betul tanggung jawab hukumnya,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang solid antara pengurus dan anggota serta sinergi dengan instansi pembina. Menurutnya, program pembinaan, penguatan kapasitas, hingga proses kenaikan pangkat akan berjalan maksimal jika dibangun melalui kolaborasi. “Kita pernah mendampingi 667 penghulu naik pangkat, dan itu tidak mudah tanpa kerja sama semua pihak,” tambahnya.

Kepala Kankemenag Kabupaten Madiun, H. Irfan Alkhaidari dalam sambutannya menyampaikan bahwa penghulu adalah garda terdepan layanan Kementerian Agama kepada masyarakat. “Penghulu adalah wajah Kementerian Agama. Maka integritas, kejujuran, dan sikap istiqamah harus menjadi karakter dasar seorang penghulu,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya penerapan nilai-nilai Zona Integritas dalam seluruh lini layanan Kemenag, termasuk peran strategis penghulu yang langsung bersentuhan dengan publik.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kasi Bimas Islam Kabupaten Madiun, H. Muhammad Tafrikhan, jajaran pengurus APRI dari wilayah Jawa Timur, serta perwakilan IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia), yang turut menunjukkan dukungan terhadap sinergi lintas profesi dalam pelayanan umat.

Para peserta hadir mengenakan jas resmi APRI sebagai dresscode, menandai kekompakan dan kebanggaan atas profesi penghulu. Suasana acara berlangsung hangat, penuh semangat, dan nuansa kekeluargaan.

Acara diakhiri dengan doa penutup yang dipimpin oleh Kepala Kemenag Kota Madiun, H. Muhammad Zainut Tamam, sebagai harapan agar kepengurusan APRI yang baru dapat mengemban amanah dengan baik serta membawa keberkahan dan peningkatan mutu layanan keagamaan di tengah masyarakat.

Bagikan Artikel Ini

Infografis