Penghulu KUA Brang Ene Ikuti Kegiatan Sosialisasi RIRA dan MRA
Daerah

Penghulu KUA Brang Ene Ikuti Kegiatan Sosialisasi RIRA dan MRA

  13 Oct 2025 |   182 |   Penulis : Biro Humas APRI Nusa Tenggara Barat |   Publisher : Biro Humas APRI Nusa Tenggara Barat

APRI NTB_Brang Ene [10 Oktober 2025] — Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Brang Ene, mengikuti kegiatan sosialisasi Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bagian Kesra Kabupaten Sumbawa Barat berkerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Sumbawa Barat dan sebagai narasumber  adalah dari Dinas P2KBP3A dan H.Udin Syafruddin, S.Ag, MM., Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Sumbawa Barat.  Acara ini di laksanakan pada hari Kamis 9 Oktober 2025 di Resto & Caffee Twoone yang beralamat di Jalan Baru Taliwang Sumbawa Barat.

Kegiatan ini dihadiri oleh para pengurus masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga pemerintah dan organisasi masyarakat. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk mendorong terciptanya masjid yang ramah bagi anak baik dari segi fasilitas, kegiatan, maupun lingkungan sosial yang mendukung tumbuh kembang anak secara positif.



Dalam kegiatan tersebut, penghulu yang sekaligus Kepala KUA Brang Ene, A.Ma’arif M. SHI. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya sosialisasi ini. Menurutnya, masjid memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak anak sejak dini.

 “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat. Karena itu penting bagi kita untuk menciptakan suasana masjid yang inklusif, nyaman dan mendidik bagi anak-anak,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan bahwa KUA siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pengurus masjid dan DP2KBP3A untuk mengimplementasikan konsep masjid ramah anak di wilayah Kecamatan Brang Ene.

“Kami berharap setiap masjid bisa menjadi pusat kegiatan umat islam, tempat yang menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar agama, berinteraksi sosial, mengembangkan potensi diri dan menumbuhkan rasa cinta terhadap ajaran agama serta cinta pada rumah ibadah,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan DP2KBP3A Kabupaten Sumbawa Barat menjelaskan bahwa program Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA) atau Masjid Ramah Anak (MRA) merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mewujudkan lingkungan yang aman dan layak bagi tumbuh kembang anak, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung interaktif dan diakhiri dengan diskusi serta tanya jawab seputar strategi bagaimana mewujudkan masjid yang ramah anak. Semua peserta tampak antusias dan berharap program ini dapat diterapkan di seluruh masjid di Kabupaten Sumbawa Barat tidak terkecuali di Kecamatan Brang Ene. (humas)

Bagikan Artikel Ini

Infografis