Optimalkan Pelayanan, Kasi Bimas Islam Kemenag Probolinggo Pimpin Supervisi di KUA Krejengan
Daerah

Optimalkan Pelayanan, Kasi Bimas Islam Kemenag Probolinggo Pimpin Supervisi di KUA Krejengan

  16 Jul 2026 |   10 |   Penulis : Biro Humas APRI Jawa Timur |   Publisher : Biro Humas APRI Jawa Timur

PROBOLINGGO – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan. Komitmen ini diwujudkan lewat kegiatan supervisi dan monitoring yang dilaksanakan langsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Krejengan pada Rabu (15/7).

Kegiatan supervisi kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) Bimas Islam Kemenag Kabupaten Probolinggo, M. Imam Mudin Nur Fajri, S.Ag., M.H.I. Dalam melakukan monitoring, beliau turut menggandeng Wakil Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Probolinggo, Hartono, S.Ag., serta Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Probolinggo, Suharto, S.H.I., M.Pd.I.

Kedatangan tim monitoring di kantor KUA setempat disambut hangat oleh Plt. Kepala KUA Krejengan yang sekaligus menjabat sebagai Ketua APRI Kabupaten Probolinggo, Muh. Amin, S.Ag., M.Pd.I., beserta jajaran stafnya. Fokus utama dari kegiatan ini adalah memberikan pembinaan langsung kepada para penghulu, penyuluh agama Islam, serta staf administrasi KUA Krejengan.

Dalam arahannya, Kasi Bimas Islam, M. Imam Mudin Nur Fajri, menekankan pentingnya dedikasi, integritas, dan profesionalitas dalam melayani masyarakat. ASN di tingkat KUA diharapkan dapat memberikan pelayanan yang prima, ramah, serta taat pada asas regulasi.

"KUA adalah wajah terdepan Kementerian Agama di tengah masyarakat. Oleh karena itu, saya meminta seluruh aparatur di sini—baik penghulu, penyuluh, maupun staf—untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati, tulus, dan wajib patuh terhadap regulasi serta kebijakan yang berlaku dalam menjalankan tugasnya," tegas M. Imam Mudin Nur Fajri.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua APRI Kabupaten Probolinggo, Hartono, S.Ag., mengingatkan pentingnya aspek kepatuhan terhadap hukum bagi para penghulu dalam pencatatan nikah dan rujuk (NR).

"Tantangan pelayanan publik saat ini menuntut kita untuk selalu adaptif dan teliti. Kepatuhan terhadap regulasi adalah benteng pertahanan integritas kita sebagai penghulu dalam menjalankan tugas negara," ujar Hartono.

Sementara itu, Ketua IPARI Kabupaten Probolinggo, Suharto, S.H.I., M.Pd.I., turut memberikan penguatan kepada para penyuluh agama Islam di KUA Krejengan agar terus aktif melakukan edukasi yang menyejukkan di tengah masyarakat sekaligus menyelaraskan kegiatan penyuluhan dengan kebijakan resmi pemerintah.

Sebagai tuan rumah sekaligus pimpinan asosiasi penghulu tingkat kabupaten, Muh. Amin, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bimbingan dan monitoring langsung dari Kasi Bimas Islam bersama jajaran pengurus APRI dan IPARI. Pihaknya menyatakan siap berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan seluruh arahan tersebut demi kemajuan pelayanan di KUA Krejengan.

"Kami sangat menyambut baik kehadiran tim supervisi ini. Arahan dari Pak Kasi Bimas Islam serta rekan-rekan dari APRI dan IPARI menjadi vitamin sekaligus panduan konkret bagi kami di KUA Krejengan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bersih, akuntabel, dan taat aturan," ungkap Muh. Amin.

Melalui supervisi berkala ini, diharapkan KUA Krejengan dapat mempertahankan kinerja yang sudah baik, meminimalisir potensi kesalahan administratif, serta terus menghadirkan pelayanan keagamaan yang berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat Kecamatan Krejengan. (Humas)

Bagikan Artikel Ini

Infografis