News

MTQ Kecamatan Kota Tengah Resmi Dibuka, Kepala KUA Kota Tengah Pimpin Doa
09 Feb 2026 | 141 | Penulis : Biro Humas APRI Gorontalo | Publisher : Biro Humas APRI Gorontalo
KOTA TENGAH – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kecamatan Kota Tengah Tahun 2026 resmi dibuka pada Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Camat Kota Tengah ini dihadiri oleh unsur pemerintah, tokoh agama, serta para peserta MTQ dari seluruh kelurahan di wilayah tersebut.
Pada kesempatan itu, Kepala KUA Kecamatan Kota Tengah, Marton Abdurrahman, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala KUA Kecamatan Sipatana, kembali dipercaya untuk memimpin pembacaan doa pembukaan. Amanah tersebut menjadi bentuk kepercayaan atas peran aktif dan kontribusi beliau dalam mendukung berbagai kegiatan keagamaan di Kecamatan Kota Tengah maupun Kecamatan Sipatana.
Sebelumnya, Marton Abdurrahman juga memimpin pembacaan doa pada pelaksanaan MTQ Tingkat Kecamatan Sipatana yang digelar pada pekan lalu. Konsistensinya dalam mendampingi kegiatan keagamaan di dua wilayah kecamatan sekaligus mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Kegiatan MTQ diawali dengan sambutan Camat Kota Tengah, Sutami Suratinoyo, yang secara resmi membuka acara. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keislaman, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Melalui MTQ ini, kita berharap tumbuh kecintaan terhadap Al-Qur’an, sekaligus memperkuat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat di Kecamatan Kota Tengah,” ujar Camat Sutami.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LPTQ, Ketua PHBI, Danramil, Kapolsek, para lurah se-Kecamatan Kota Tengah, tokoh agama, serta sebanyak 55 peserta MTQ dan tamu undangan lainnya.
Pelaksanaan MTQ Tingkat Kecamatan Kota Tengah ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam mencetak generasi Qur’ani serta memperkuat nilai-nilai religius di tengah kehidupan bermasyarakat.