Daerah

Menguatkan Keluarga, Memakmurkan Masjid: Edukasi Nikah dan Pembinaan Kemasjidan Desa Argo Mulyo
08 Apr 2026 | 16 | Penulis : Humas APRI Kab. Panajam Paser Utara | Publisher : Biro Humas APRI Kalimantan Timur
Penajam Paser Utara Kec. Sepaku Desa Argo Mulyo, 08 April 2026— Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa dalam kegiatan Sosialisasi Dampak Negatif Nikah Siri serta Pembinaan Pengurus Marbot dan Takmir Masjid/Musala yang digelar di Desa Argo Mulyo. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan peran masyarakat dalam membangun keluarga yang sah secara hukum serta memakmurkan masjid sebagai pusat kehidupan umat.
Materi pertama disampaikan oleh H. Abd. Rahman, S.Ag., M.Si yang dengan lugas mengajak masyarakat untuk semakin sadar akan pentingnya pencatatan pernikahan. Ia menegaskan bahwa praktik nikah siri bukan hanya persoalan administratif, tetapi memiliki dampak yang sangat besar dan merugikan, terutama bagi perempuan dan anak-anak. Melalui penguatan implementasi Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (GAS Nikah), masyarakat diajak untuk tidak lagi menormalisasi pernikahan yang tidak tercatat.
Dengan bahasa yang menyentuh, beliau mengingatkan bahwa menghindari nikah siri adalah bentuk ikhtiar menjaga masa depan keluarga. Tidak hanya berhenti pada diri sendiri, masyarakat juga diajak untuk menjadi agen perubahan dengan menyampaikan kepada orang lain pentingnya menikah secara resmi melalui KUA, demi perlindungan hak dan kepastian hukum.
Sesi berikutnya menghadirkan Imron Mashadi yang mengupas peran strategis masjid dan musala dalam kehidupan sosial. Ia menekankan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat yang harus dikelola secara profesional. Mulai dari manajemen kelembagaan, pengelolaan keuangan yang transparan, hingga penyediaan fasilitas yang ramah bagi semua kalangan menjadi poin penting dalam pemaparannya.
Dengan pendekatan yang komunikatif, peserta diajak untuk membuka masjid seluas-luasnya bagi masyarakat, menjadikannya sebagai ruang yang hidup, inklusif, dan memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi, tetapi juga momentum untuk membangun kesadaran kolektif: bahwa keluarga yang kuat berawal dari pernikahan yang sah, dan masyarakat yang kokoh tumbuh dari masjid yang makmur. Dari Argo Mulyo, semangat perubahan itu terus disemai, demi masa depan yang lebih baik.
Humas APRI PPU