Daerah

Mencetak Nakes Berakhlak Mulia: KUA Kota Tengah Lanjutkan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMK Kesehatan Gorontalo
24 Jul 2026 | 76 | Penulis : Biro Humas APRI Gorontalo | Publisher : Biro Humas APRI Gorontalo
KOTA TENGAH – Komitmen Kementerian Agama dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual, kembali ditunjukkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kota Tengah. Pada Jumat, 24 Juli 2026, Kepala KUA Kota Tengah, H. Marton Abdurrahman, S.Ag., M.Hi., bersama tim Penyuluh Agama Islam melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) tahap kedua di Aula SMK Kesehatan Kota Gorontalo.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut nyata dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah terjalin antara KUA Kota Tengah dan pihak SMK Kesehatan. Kolaborasi ini dirancang untuk membekali siswa-siswi calon tenaga kesehatan dengan fondasi agama yang kuat sebelum mereka terjun ke dunia kerja yang penuh tantangan moral.
Dalam sesi pertama, H. Marton Abdurrahman menyampaikan materi inti bertajuk "Akhlak dan Berbakti kepada Kedua Orang Tua". Beliau menekankan bahwa kesuksesan seorang tenaga kesehatan tidak hanya diukur dari keahlian medis, tetapi juga dari ketundukan dan rasa bakti kepada orang tua sebagai pintu ridha Allah SWT. "Sebelum kalian merawat pasien, rawatlah hati dan hubungan kalian dengan orang tua. Itu adalah obat paling ampuh untuk keberkahan hidup," pesan H. Marton di hadapan 60 siswa peserta.
Sesi kedua dilanjutkan oleh dua narasumber kompeten, yaitu Hj. Sarce Batalipu, M. dan Hadjara Suge, S.Ag., yang membawakan materi "Menjadi Tenaga Kesehatan yang Berilmu, Berakhlak, dan Berdedikasi". Materi ini menyoroti pentingnya integritas profesi, di mana ilmu kesehatan harus dibalut dengan akhlak mulia dan dedikasi tinggi terhadap kemanusiaan.
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah SMK Kesehatan ini berjalan dengan interaktif dan khidmat. Para siswa tampak antusias menyimak, menyadari bahwa menjadi nakes bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan jiwa yang membutuhkan kematangan spiritual.
Melalui program BRUS ini, KUA Kota Tengah berharap dapat melahirkan lulusan SMK Kesehatan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi teknis, tetapi juga menjadi teladan akhlak di masyarakat. Sinergi antara lembaga keagamaan dan sekolah vokasi ini diharapkan menjadi model percontohan dalam pembentukan karakter generasi emas Indonesia.