MEMBANGUN KELUARGA SAKINAH MELALUI PEMAHAMAN AGAMA DAN KESIAPAN MENGHADAPI KEHIDUPAN RUMAH TANGGA
Daerah

MEMBANGUN KELUARGA SAKINAH MELALUI PEMAHAMAN AGAMA DAN KESIAPAN MENGHADAPI KEHIDUPAN RUMAH TANGGA

  13 Nov 2025 |   65 |   Penulis : Humas PC APRI Bandar Lampung |   Publisher : Biro Humas APRI Lampung



Rajabasa, 13 November 2025 — Kantor Urusan Agama (KUA) Rajabasa Bandar Lampung hari ini melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah (Suscatin) bagi calon pengantin. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di aula KUA Rajabasa, dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.

Kegiatan ini diisi oleh Penyuluh Agama Islam KUA Rajabasa, Ibu Noviliana Putri, S.Th.I, yang memberikan materi pembinaan dan tes kemampuan membaca Al-Qur’an bagi para calon pengantin. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya calon suami dan istri memiliki pondasi keagamaan yang kuat sebagai bekal dalam membina rumah tangga.

Selain itu, kegiatan juga menghadirkan Penghulu KUA Rajabasa, H. Hasbunah, S.Ag., M.Pd.I, yang memandu peserta dalam simulasi pelaksanaan akad nikah. Melalui simulasi ini, para calon pengantin belajar secara langsung tata cara ijab kabul, sighat taklik, hingga doa bersama, agar nantinya dapat memahami makna akad nikah sebagai ikrar suci dan tanggung jawab spiritual di hadapan Allah SWT.

Kepala KUA Rajabasa menjelaskan bahwa kegiatan Suscatin merupakan kewajiban bagi calon pengantin sebelum melangsungkan pernikahan. Tujuannya adalah agar mereka siap secara mental, emosional, dan spiritual dalam menghadapi dinamika kehidupan berumah tangga. “Suscatin menjadi bekal penting untuk mengantisipasi berbagai problem rumah tangga yang berpotensi menimbulkan perceraian, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa pernikahan bukan hanya ikatan cinta, tetapi juga ibadah yang membutuhkan ilmu dan komitmen,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, KUA Rajabasa berharap para calon pengantin mampu membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta menjadi keluarga yang tangguh dan berdaya menghadapi tantangan zaman.

Kegiatan berjalan dengan lancar, penuh semangat, dan ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran proses pernikahan para peserta. (Hnf)

Bagikan Artikel Ini

Infografis