Sinergi KUA dan MUI, Takmir Masjid se-Rangsang Pesisir Ikuti Bimbingan Qurban Jelang Idul Adha
Daerah

Sinergi KUA dan MUI, Takmir Masjid se-Rangsang Pesisir Ikuti Bimbingan Qurban Jelang Idul Adha

  12 May 2026 |   10 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Meranti (Humas) Menjelang pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rangsang Pesisir bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Rangsang Pesisir menggelar Bimbingan Penyelenggaraan Qurban bagi takmir masjid dan juru sembelih se-Kecamatan Rangsang Pesisir, Senin (11/5).

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Desa Sendaur ini bertujuan meningkatkan pemahaman para panitia qurban dan juru sembelih terkait tata cara penyelenggaraan qurban yang sesuai syariat Islam, mulai dari pemilihan hewan, proses penyembelihan, hingga pendistribusian daging qurban kepada masyarakat.

Peserta kegiatan terdiri dari pengurus masjid, panitia qurban, serta juru sembelih dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Rangsang Pesisir. Kehadiran peserta menunjukkan antusiasme dan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah qurban yang tertib, aman, dan sesuai tuntunan agama.

Kepala KUA Kecamatan Rangsang Pesisir, Muhammad Muhid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan keagamaan yang rutin dilakukan untuk memberikan penguatan pemahaman kepada masyarakat, khususnya menjelang Iduladha.

“Pelaksanaan qurban bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi bagian dari ibadah yang harus dipastikan berjalan sesuai syariat. Karena itu, panitia qurban dan juru sembelih perlu dibekali pemahaman yang benar agar pelaksanaan ibadah lebih berkualitas dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Muhid.

Muhid menambahkan, KUA sebagai garda terdepan layanan Kementerian Agama di tingkat kecamatan memiliki tanggung jawab untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui layanan pembinaan dan edukasi keagamaan.

“KUA tidak hanya melayani administrasi keagamaan, tetapi juga berperan aktif dalam penguatan pemahaman umat. Ini merupakan implementasi nyata semangat Kemenag Berdampak, di mana program Kementerian Agama hadir dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, materi bimbingan disampaikan oleh Kyai Abdul Rauf selaku narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai aspek penting dalam penyelenggaraan qurban, mulai dari syarat hewan qurban, fiqih penyembelihan halal, adab juru sembelih, penggunaan alat yang sesuai standar, hingga tata kelola pendistribusian daging qurban secara tepat sasaran.

Kyai Abdul Rauf menekankan pentingnya kompetensi juru sembelih agar proses penyembelihan tidak hanya memenuhi aspek teknis, tetapi juga sesuai tuntunan agama dan memperhatikan prinsip kebersihan.

“Penyembelihan hewan qurban merupakan bagian dari ibadah. Karena itu, harus dilakukan dengan ilmu, niat yang benar, serta memperhatikan tata cara yang telah ditetapkan dalam syariat Islam,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, KUA dan MUI Kecamatan Rangsang Pesisir berharap pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1447 H dapat berjalan lebih baik, tertib, dan memberikan keberkahan bagi masyarakat.

Sinergi antara KUA dan MUI ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang edukatif, kolaboratif, dan berdampak langsung bagi umat, sejalan dengan transformasi layanan publik melalui semangat Kemenag Berdampak.


Bagikan Artikel Ini

Infografis