Melindungi Generasi Muda, KUA Bantan Sosialisasikan Bahaya Pernikahan Dini di Desa Mentayan
Daerah

Melindungi Generasi Muda, KUA Bantan Sosialisasikan Bahaya Pernikahan Dini di Desa Mentayan

  26 Jul 2026 |   9 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Bengkalis (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantan terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam membentengi generasi muda dari risiko pernikahan usia dini. Upaya pencegahan tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi edukatif yang digelar di Pondok Pesantren Nurussalam, Desa Mentayan, pada Minggu (26/7/2026) mulai pukul 09.00 WIB.

Kegiatan ini lahir dari sinergi dan kolaborasi erat antara KUA Kecamatan Bantan dengan 17 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari IAIN Datuk Laksemana Bengkalis. Sebanyak 80 santri tampak memadati lokasi acara dan menyimak setiap materi dengan antusiasme tinggi hingga akhir rangkaian kegiatan.

Fokus utama materi yang disampaikan mengulas tuntas berbagai dampak negatif pernikahan dini dari multisektor, mulai dari aspek keagamaan, kesehatan reproduksi, kelanjutan pendidikan, stabilitas psikologis, hingga dampak sosial di masyarakat. Para santri dibekali pemahaman mendalam bahwa ikatan pernikahan bukan sekadar tentang batasan umur, melainkan membutuhkan kesiapan lahir dan batin secara utuh. Kematangan emosional, kecukupan ilmu, serta kemampuan dalam menjaga komitmen menjadi fondasi penting untuk membangun rumah tangga yang harmonis.

Melalui agenda ini, KUA Bantan secara aktif mengajak para generasi muda untuk lebih bijak merencanakan masa depan. Para santri didorong untuk menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama dan mematangkan kapasitas diri sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Kesadaran ini diharapkan menjadi benteng utama generasi muda Bantan dalam menghindari pernikahan dini demi mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Kolaborasi strategis antara KUA Kecamatan Bantan dan mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis ini diharapkan tidak berhenti di sini. Sinergi seperti ini dinilai sangat efektif untuk terus dilanjutkan sebagai wadah edukasi keagamaan dan pembinaan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya kelompok remaja di wilayah Kecamatan Bantan.

Bagikan Artikel Ini

Infografis