Daerah
KUA Sitinjo Teguhkan Budaya Salto untuk Tingkatkan Kinerja Pelayanan
10 Dec 2025 | 16 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sitinjo, (Humas). Sitinjo(Humas).Dalam rangka memperkuat kolaborasi dan membangun suasana kerja yang harmonis, Kantor Urusan Agama (KUA) Sitinjo melaksanakan rapat internal yang mengangkat tema penguatan nilai saling tolong-menolong (salto) dalam pekerjaan. Rapat yang berlangsung di ruang pelayanan KUA Sitinjo itu diikuti seluruh jajaran pegawai sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, Senin (08/12)
KUA Sitinjo menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, ramah, dan responsif melalui penyelenggaraan rapat internal yang berfokus pada penguatan budaya saling tolong-menolong di lingkungan kerja. Rapat ini dipimpin langsung oleh kepala KUA Khairil Anwar,S.HI dan dihadiri seluruh pegawai sebagai wujud kebersamaan dalam membangun kinerja yang semakin solid.
Dalam arahannya, kepala KUA menyampaikan bahwa nilai saling menolong merupakan ruh penting dalam sebuah tim kerja. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik hanya dapat berjalan optimal apabila setiap pegawai memiliki kesadaran untuk saling membantu, saling mendukung, dan saling menopang dalam menyelesaikan berbagai tugas yang ada. Kolaborasi, menurutnya, adalah kunci untuk menghadapi dinamika layanan yang semakin menuntut ketepatan, kecepatan, dan ketelitian.
Ia juga menjelaskan bahwa setiap pegawai memiliki peran vital yang saling terkait. Dengan menerapkan prinsip “salto”, setiap hambatan pekerjaan dapat diatasi bersama, sehingga tidak ada pegawai yang terbebani secara berlebihan. Menurutnya, keberhasilan pelayanan bukan hanya dinilai dari kemampuan individu, tetapi dari sejauh mana seluruh unsur dalam satuan kerja mampu bersinergi sebagai satu kesatuan.
Para pegawai turut menyampaikan pandangan dan pengalaman mereka dalam menjalankan tugas masing-masing. Diskusi berlangsung hangat, konstruktif, dan penuh kekeluargaan. Beberapa pegawai mengungkapkan bahwa praktik saling membantu selama ini sudah berjalan dengan baik, namun perlu terus dipupuk agar tercipta budaya kerja yang semakin kuat dan konsisten. Mereka sepakat bahwa komunikasi yang baik antarpegawai merupakan fondasi utama dalam menyukseskan kerja sama tersebut.
Rapat juga membahas langkah-langkah strategis untuk meningkatkan efektifitas koordinasi, seperti pembagian tugas yang lebih terstruktur, peningkatan respons antarunit, serta penguatan komitmen bersama dalam mendukung program kerja KUA. Selain itu, peserta rapat menyoroti pentingnya memelihara suasana kerja yang nyaman dan produktif, sehingga setiap pegawai dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab.
Tidak hanya mengenai teknis pekerjaan, rapat ini juga menekankan pentingnya sikap saling menghargai dan menjaga hubungan interpersonal. Kepala KUA mengingatkan bahwa suasana kerja yang harmonis dapat meningkatkan motivasi dan mengurangi potensi miskomunikasi atau hambatan internal lainnya. Dengan demikian, penerapan nilai salto bukan hanya berdampak pada pelayanan, tetapi juga pada kesehatan psikologis pegawai.
Di akhir kegiatan, seluruh jajaran pegawai KUA Sitinjo menyatakan komitmen bersama untuk memperkuat semangat gotong royong modern dalam setiap aspek pekerjaan. Mereka sepakat bahwa penguatan budaya saling tolong-menolong akan menjadi modal utama untuk meningkatkan kualitas layanan, baik dalam administrasi, bimbingan masyarakat, maupun layanan pencatatan nikah.
Dengan berlangsungnya rapat ini, KUA Sitinjo berharap terbangun solidaritas yang semakin kokoh, sehingga setiap tantangan pekerjaan dapat dihadapi bersama dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Budaya salto diharapkan menjadi karakter khas KUA Sitinjo dalam memberikan pelayanan yang ramah, mudah, dan humanis kepada masyarakat Kecamatan Sitinjo. (HS)