KUA Sitinjo Gelar Safari Ramadan di Masjid Al Ikhlas Panji Bako, Pererat Silaturahmi dan Spiritualitas
23 Feb 2026 | 35 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sitinjo, (Humas). Jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sitinjo kembali mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat melalui agenda Safari Ramadan. Kegiatan yang berlangsung pada Senin malam (23/02) ini dipusatkan di Masjid Al Ikhlas, Panji Bako. Dipimpin langsung oleh Kepala KUA Sitinjo, Khairil Anwar, S.H.I., rombongan disambut hangat oleh pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) serta tokoh masyarakat setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan Shalat Isya berjamaah yang dilanjutkan dengan Shalat Tarawih dan Witir. Pada kesempatan istimewa ini, Kepala KUA Sitinjo, Khairil Anwar, S.H.I., bertindak langsung sebagai imam tarawih. Suasana masjid terasa begitu syahdu dan penuh kekhusyukan saat lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema di tengah jamaah yang memadati shaf demi meraih keberkahan malam Ramadan.
Safari Ramadan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk mendekatkan unsur Kementerian Agama dengan masyarakat di tingkat akar rumput. Selain sebagai sarana ibadah bersama, kegiatan ini menjadi wadah komunikasi langsung guna menyerap aspirasi warga serta menyampaikan program-program keagamaan. KUA Sitinjo berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat guna memastikan pelayanan keagamaan berjalan dengan maksimal dan menyentuh semua lapisan.
Usai pelaksanaan Shalat Tarawih, suasana religius semakin terasa saat Khairil Anwar naik ke mimbar untuk memberikan tausiyah. Kehadiran beliau sebagai penceramah sekaligus imam menunjukkan teladan kepemimpinan yang menyatu dengan nilai-nilai dakwah secara langsung. Dalam balutan suasana malam yang sejuk, jamaah menyimak dengan seksama pesan-pesan spiritual yang disampaikan dengan bahasa yang santun dan komunikatif.
Dalam tausiyahnya, Khairil Anwar mengangkat tema sentral mengenai "Ramadan sebagai Madrasah Transformasi Diri". Beliau menekankan bahwa ibadah puasa bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga, melainkan sebuah proses pendidikan ruhani untuk meningkatkan kualitas iman. Menurutnya, bulan suci ini adalah waktu yang tepat bagi setiap Muslim untuk melakukan evaluasi total terhadap perilaku dan kebiasaan sehari-hari agar menjadi pribadi yang lebih bertaqwa.
Lebih lanjut, beliau mengulas pentingnya menjaga keseimbangan antara hubungan vertikal kepada Sang Pencipta (hablum minallah) dan hubungan horizontal antar sesama manusia (hablum minannas). Ramadan harus menjadi momentum untuk memperbaiki akhlak, memperluas pintu maaf, dan memperkuat kepedulian sosial. Beliau mengingatkan bahwa kesalehan seseorang tidak hanya diukur dari sujudnya di masjid, tetapi juga dari kemampuannya menebar manfaat dan kedamaian di lingkungan tempat tinggalnya.
Beliau juga memberikan tips praktis dalam mengisi sisa bulan Ramadan, yakni dengan mengoptimalkan tilawah Al-Qur'an dan konsistensi dalam bersedekah. Khairil Anwar berpesan agar masyarakat Panji Bako senantiasa menjaga lisan dan menjauhi perbuatan sia-sia yang dapat merusak pahala puasa. Semangat untuk memakmurkan masjid yang terlihat malam itu diharapkan tidak hanya membara di bulan Ramadhan, namun tetap konsisten terjaga pada bulan-bulan berikutnya.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari kehadiran jamaah yang memenuhi ruang utama masjid hingga ke bagian selasar. Kehadiran jajaran ASN dan staf KUA Sitinjo dalam rombongan ini juga menunjukkan sinergitas dan kekompakan institusi dalam melayani umat di wilayah Kecamatan Sitinjo. Dialog ringan yang terjadi pasca kegiatan menunjukkan betapa kuatnya ikatan kekeluargaan yang terjalin antara pihak KUA dengan warga desa.
Kegiatan Safari Ramadan ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA untuk memohon keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh warga Sitinjo. Melalui momentum ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan dan spiritualitas yang telah terbangun dapat terus dijaga dan ditingkatkan. Acara berakhir dengan penuh kedamaian, meninggalkan kesan mendalam bagi jamaah Masjid Al Ikhlas Panji Bako yang hadir pada malam tersebut. (MHS/KHA)