KUA Sitinjo Bekali Calon Pengantin dengan Bimbingan Pra-Nikah
22 Nov 2025 | 73 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sitinjo, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sitinjo kembali menjalankan salah satu tugas pokoknya dalam mempersiapkan mental dan pengetahuan pasangan calon pengantin. Pada Jumat (21/11), KUA Sitinjo melaksanakan kegiatan bimbingan manasik nikah (Bimwin) yang berfokus pada penguatan fondasi rumah tangga Islami.
Kepala KUA Sitinjo, Khairil Anwar, S.HI, memimpin langsung sesi bimbingan tersebut. Acara yang dilaksanakan di aula KUA Kecamatan Sitinjo ini bertujuan untuk memberikan bekal komprehensif kepada calon suami-istri, memastikan mereka siap menghadapi tantangan dan mengelola bahtera rumah tangga sesuai syariat.
Pasangan calon pengantin yang menjalani bimbingan pada hari itu adalah Sukarya Dinata Sihotang dan Berti Ainun Maha. Keduanya tampak serius menyimak setiap materi yang disampaikan, menunjukkan kesiapan dan komitmen mereka untuk membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Dalam paparannya, Khairil Anwar, menyampaikan materi-materi kunci yang meliputi hak dan kewajiban suami istri, komunikasi efektif dalam rumah tangga, manajemen konflik, serta pentingnya memahami tujuan pernikahan dalam Islam. Beliau menekankan bahwa pernikahan bukan hanya penyatuan dua individu, melainkan ibadah terpanjang yang membutuhkan ilmu dan kesabaran.
Kepala KUA Sitinjo juga mengingatkan pasangan calon pengantin mengenai aspek legalitas pernikahan. Beliau menjelaskan prosedur pencatatan nikah yang sah menurut undang-undang dan agama, serta pentingnya dokumen resmi sebagai perlindungan hukum bagi kedua belah pihak dan keturunan yang akan lahir.
Bimbingan pernikahan ini merupakan agenda wajib yang diselenggarakan oleh KUA sebagai bagian dari program Kementerian Agama untuk menekan angka perceraian dan meningkatkan kualitas kehidupan keluarga Indonesia. Melalui Bimwin, pasangan calon pengantin diajak untuk melihat pernikahan dari perspektif yang lebih mendalam dan bertanggung jawab.
Pasangan Sukarya dan Berti juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar kekhawatiran atau keraguan mereka menjelang hari-H. Interaksi aktif ini menjadi penutup sesi, memastikan bahwa seluruh materi terserap dengan baik dan menjawab kebutuhan spesifik calon pengantin.
Dengan bekal ilmu yang didapatkan dari KUA Sitinjo, diharapkan Sukarya Dinata Sihotang dan Berti Ainun Maha dapat memulai kehidupan pernikahan mereka dengan pemahaman yang matang. Program Bimbingan Pernikahan ini menjadi investasi penting dari KUA untuk menciptakan generasi keluarga yang kokoh dan harmonis di Kecamatan Sitinjo. (MHS/KA)