KUA Sidikalang Puji PAI Jadi Inspirasi di Medan Helvetia, Bagikan Praktik Terbaik Penguatan Keluarga Sakinah
Daerah

KUA Sidikalang Puji PAI Jadi Inspirasi di Medan Helvetia, Bagikan Praktik Terbaik Penguatan Keluarga Sakinah

  09 Nov 2025 |   34 |   Penulis : Humas Cabang APRI Dairi |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Medan, (Humas). Penyuluh Agama Islam (PAI) Fungsional Kantor Urusan Agama (KUA) Sidikalang, H. Tamrin Butar-Butar, S.Ag, menunjukkan fleksibilitas dan dedikasi profesionalnya melalui penugasan redistribusi PAI. Beliau didapuk menjadi narasumber utama dalam kegiatan Gerakan Keluarga Sakinah Maslahat yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Medan Helvetia pada Selasa (04/11).


Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian tugas redistribusi penyuluh yang dicanangkan oleh Kementerian Agama, sebuah program strategis untuk menyebarluaskan praktik dan pembelajaran terbaik dari satu wilayah ke wilayah lain. Meskipun tugas pokok beliau berada di KUA Sidikalang, kolaborasi ini menunjukkan koordinasi yang efektif antar-unit Kemenag.

Dalam kesempatan tersebut, H. Tamrin Butar-Butar, tidak menyampaikan materi teoretis semata. Sebaliknya, beliau menarasikan secara detail pengalaman dan pembelajaran berharga yang telah dipetiknya selama bertugas di wilayah binaan KUA Sidikalang, Dairi. Pendekatan reflektif ini menarik antusiasme peserta yang ingin mengadopsi keberhasilan program penguatan keluarga di daerah lain.

Beliau menjelaskan betapa pentingnya peran penyuluh dalam mendampingi masyarakat pasca-pernikahan, bukan hanya menjelang akad. Pengalaman di Sidikalang, yang fokus pada penguatan keagamaan melalui majelis taklim dan bimbingan rutin, menjadi materi utama untuk direfleksikan dan diadaptasi oleh penyuluh serta tokoh masyarakat di Medan Helvetia.

Gerakan Keluarga Sakinah Maslahat sendiri adalah inisiatif Kemenag yang bertujuan membangun keluarga yang tidak hanya harmonis secara internal (sakinah), tetapi juga memberikan kemanfaatan bagi lingkungan sekitar (maslahat). Keterlibatan PAI KUA Sidikalang ini memperkaya perspektif implementasi gerakan tersebut di berbagai konteks sosial.

Kepala KUA Sidikalang, yang dihubungi terpisah, menyatakan dukungan penuh terhadap tugas redistribusi ini. "Kami bangga bahwa praktik terbaik yang dilaksanakan oleh PAI kami di Sidikalang dapat menjadi model pembelajaran di wilayah lain. Ini menunjukkan kualitas dan komitmen penyuluh agama di Dairi," ujarnya.

Diharapkan, kehadiran H. Tamrin Butar-Butar sebagai narasumber dapat memberikan wawasan baru kepada penyuluh dan tokoh masyarakat Medan Helvetia, memicu inovasi program lokal, dan pada akhirnya, memperkuat pondasi ketahanan keluarga di wilayah tersebut, sesuai dengan semangat Gerakan Keluarga Sakinah Maslahat Kemenag. (MHS/TAM)

Bagikan Artikel Ini

Infografis