Daerah

KUA Sidikalang Jadikan Hari Lahir Pancasila Momentum Penguatan Pelayanan Publik Keummatan
03 Jun 2026 | 4 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sidikalang, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidikalang menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum penting untuk merefleksikan dan mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam jiwa pelayanan publik keummatan. Semangat ini ditekankan guna meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat secara inklusif dan berkeadilan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala KUA Sidikalang, H. Abdul Yajid Lingga, S.Ag., MM., dalam kapasitasnya sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila. Upacara khidmat tersebut dilaksanakan pada Senin pagi (01/06) dengan menerapkan protokol pelaksanaan yang tertib dan penuh nasionalisme.
Kegiatan upacara bendera ini dipusatkan di halaman Balai Nikah KUA Sidikalang. Suasana pagi yang cerah turut mendukung kekhidmatan jalannya upacara, di mana seluruh peserta tampak larut dalam momen refleksi sejarah berdirinya ideologi bangsa Indonesia tersebut.
Jalannya kegiatan ini diikuti secara aktif oleh seluruh jajaran internal KUA Sidikalang. Hadir di barisan peserta upacara antara lain para Penghulu, Penyuluh Agama Fungsional maupun Non-PNS, serta seluruh staf administrasi KUA Sidikalang yang kompak mengenakan seragam dinas lengkap.
Dalam amanatnya, H. Abdul Yajid Lingga menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh sekadar menjadi slogan atau hafalan semata. Menurutnya, bagi seorang aparatur sipil negara dan pelayan masyarakat, esensi dari kelima sila harus benar-benar mendarat dalam tindakan nyata sehari-hari.
"Hari Lahir Pancasila ini harus kita jadikan momentum untuk memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam jiwa pelayanan publik keummatan. Kita adalah garda terdepan Kementerian Agama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," ujar Abdul Yajid di hadapan peserta upacara.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelayanan keummatan yang bernapaskan Pancasila adalah pelayanan yang tidak membeda-bedakan latar belakang masyarakat. Nilai keadilan sosial dan kemanusiaan yang adil dan beradab harus menjadi dasar utama ketika memberikan pelayanan, baik dalam urusan pernikahan, keagamaan, maupun bimbingan masyarakat.
Ia juga mengingatkan para Penyuluh dan Penghulu untuk terus menjaga perannya sebagai perekat sosial dan agen moderasi beragama di Kecamatan Sidikalang. Melalui nilai Ketuhanan yang Maha Esa, persatuan bangsa dapat terus dirawat di tengah keberagaman yang ada.
Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di KUA Sidikalang ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan bangsa. Kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh aparatur KUA Sidikalang untuk terus berbenah memberikan pelayanan terbaik bagi ummat. (MHS)