KUA Pasir Sakti Bekali Calon Pengantin dengan Ilmu Membangun Keluarga Sakinah
Daerah

KUA Pasir Sakti Bekali Calon Pengantin dengan Ilmu Membangun Keluarga Sakinah

  23 Jul 2026 |   14 |   Penulis : PC APRI Lampung Timur |   Publisher : Biro Humas APRI Lampung

Lampung Timur (Humas) Kamis 23 Juli 2026 — Dalam upaya mempersiapkan pasangan calon pengantin menuju kehidupan rumah tangga yang harmonis dan penuh keberkahan, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pasir Sakti kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin (SUSCATIN).

Kegiatan ini menjadi ruang pembekalan bagi para calon pengantin agar tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memiliki bekal pengetahuan, pemahaman, dan kesiapan mental dalam membangun bahtera rumah tangga yang kokoh sesuai tuntunan Islam.

Dalam kegiatan tersebut, para calon pengantin mendapatkan berbagai materi penting, di antaranya kewajiban dan hak suami istri dalam perspektif Islam, resolusi konflik dalam pernikahan, serta cara memupuk cinta dan kasih sayang dalam rumah tangga berdasarkan nilai-nilai keislaman.

Materi pembinaan disampaikan langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Pasir Sakti, Rahmat Syah, S.Ag., M.M., bersama Penyuluh Agama Islam Safinatun Najah, S.Pd.I. Melalui penyampaian yang edukatif dan komunikatif, para calon pengantin diajak memahami bahwa pernikahan bukan hanya tentang menyatukan dua insan, tetapi juga tentang membangun komitmen, saling menghargai, serta menjalankan peran masing-masing dengan penuh tanggung jawab.

Selain pembekalan keagamaan, peserta juga mendapatkan materi terkait kesehatan reproduksi yang disampaikan oleh Bidan Puskesmas Pasir Sakti, Ibu Sukinem. Materi ini memberikan pemahaman penting mengenai kesehatan pasangan, kesiapan fisik, serta upaya menjaga kesehatan keluarga sejak awal pernikahan.

Melalui kegiatan SUSCATIN ini, KUA Pasir Sakti berharap para calon pengantin mampu mempersiapkan diri menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta mampu menghadapi berbagai dinamika rumah tangga dengan ilmu, kesabaran, dan landasan nilai-nilai agama.

Karena keluarga yang kuat tidak hanya dibangun dengan cinta, tetapi juga dengan ilmu, komitmen, dan kesiapan untuk saling menguatkan.

Bagikan Artikel Ini

Infografis