Daerah

KUA RAJABASA LAKSANAKAN BINWIN
07 Nov 2025 | 431 | Penulis : Humas PC APRI Bandar Lampung | Publisher : Biro Humas APRI Lampung
Mempersiapkan Calon Pengantin Menjadi Keluarga Sakinah dan Tangguh
Setiap hari Kamis, Kantor Urusan Agama (KUA) Rajabasa Kota Bandar Lampung rutin melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin (catin) yang akan melangsungkan pernikahan. Program ini merupakan bagian penting dari pelayanan Kementerian Agama dalam upaya mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah serta memperkuat ketahanan keluarga.
Pada Kamis, 06 November 2025, Bimwin diikuti oleh 6 pasangan calon pengantin. Mereka terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir.
Kegiatan dibagi menjadi dua sesi utama:
1)Sesi Pertama
Disampaikan oleh Kepala KUA Rajabasa, H. Hasbunah, S.Ag., M.Pd.I, dengan fokus materi mengenai membangun keluarga sakinah – bagaimana rumah tangga dibangun di atas pondasi cinta, ketenangan, saling percaya, dan komitmen sejak awal.
2) Sesi Kedua
Diisi oleh tim kesehatan dari Puskesmas Rajabasa, dengan materi seputar kesehatan keluarga dan kesehatan reproduksi, termasuk pengenalan alat-alat reproduksi, perawatan pra-pernikahan, dan pencegahan penyakit yang berhubungan dengan organ reproduksi.
Bimwin bukan sekadar syarat administratif sebelum menikah, namun juga merupakan investasi jangka panjang untuk membangun rumah tangga yang harmonis dan tangguh. Melalui Bimwin, calon pengantin dibekali tentang:
- Pemahaman keluarga sakinah
- Dinamika rumah tangga & psikologi keluarga
- Cara memenuhi kebutuhan keluarga (ekonomi – emosional – spiritual)
- Menjaga kesehatan keluarga & kesehatan reproduksi
- Pendidikan anak sebagai generasi penerus
- Membangun ketahanan keluarga menghadapi konflik dan ujian kehidupan
Dalam penyampaiannya, Kepala KUA Rajabasa, H. Hasbunah, S.Ag., M.Pd.I memberikan nasehat kepada para calon pengantin tentang pentingnya membangun keluarga sakinah sejak awal niat membentuk rumah tangga. Beliau menegaskan bahwa rumah tangga yang sakinah bukan hadir begitu saja, melainkan harus dibangun dengan keseriusan, komunikasi yang sehat, kejujuran, penghargaan satu sama lain, dan komitmen untuk terus memperbaiki diri. Beliau juga menekankan bahwa setiap rumah tangga pasti akan menghadapi masalah, namun hendaknya semua masalah diselesaikan dengan cara musyawarah, mengedepankan hati yang lapang dan tidak mudah mengedepankan emosi. Keluarga sakinah akan tumbuh jika di dalamnya ada cinta, tanggung jawab, dan keinginan bersama untuk selalu memperbaiki keadaan. Dengan demikian, rumah tangga akan menjadi ladang ibadah yang membawa ketenangan dan keberkahan.
Pada sesi kedua, narasumber dari Puskesmas Rajabasa memberikan materi seputar kesehatan keluarga dan kesehatan reproduksi. Mereka mengingatkan kepada calon pengantin bahwa menjaga kesehatan sebelum menikah adalah bagian penting dalam membangun keluarga yang kuat dan berkualitas. Kesehatan reproduksi menjadi perhatian utama karena sangat berkaitan dengan kesiapan calon pengantin dalam merencanakan kehamilan, menjaga kesehatan calon ibu dan calon ayah, serta mencegah terjadinya masalah kesehatan yang dapat mengganggu jalannya rumah tangga.
Selain itu, puskesmas juga memperkenalkan sejumlah alat reproduksi dan fungsi-fungsinya, agar pasangan lebih paham bagaimana menjaga organ reproduksi dengan baik, mengenali pola sehat, dan mengantisipasi risiko penyakit yang mungkin terjadi. Kesehatan keluarga yang baik dimulai dari kesadaran individu dan pasangan untuk menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan, dan saling mendukung dalam menjaga kesehatan jasmani maupun rohani.
Selain Kepala KUA, kegiatan Bimwin juga dilaksanakan secara bergantian oleh para Penyuluh Agama Islam KUA Rajabasa, di antaranya:
1. H. Agus Mukhandar, M.Pd.I
2. H. Achmad Yasin, S.Ag., MM
3. H. Abdurrohim, S.Ag
4. Busyral Hanif, S.H.I
5. Sulaiman, S.Ag
6. Eko Siswono, M.Pd.I
7. Noviliana Putri, S.Th.I
Mereka hadir dengan gaya penyampaian yang berbeda-beda, namun dengan visi yang sama: membekali catin agar tidak hanya siap menikah, tetapi siap membangun dan mempertahankan rumah tangga yang bahagia dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Dengan adanya Bimwin, calon pengantin bukan hanya belajar tentang hak dan kewajiban, tapi juga dibimbing agar menyadari bahwa rumah tangga adalah ibadah yang membutuhkan ilmu, strategi, komunikasi, dan kesadaran. Pernikahan sukses bukan kebetulan, tapi hasil dari ilmu dan kesiapan. Bimwin hadir untuk itu – menguatkan visi calon pasangan sejak sebelum mereka melangkah ke pelaminan.
Semoga dari kegiatan ini lahir keluarga-keluarga sakinah, mawaddah, warahmah di Kota Bandar Lampung, khususnya wilayah Kecamatan Rajabasa.