Daerah
KUA Pantai Labu Turut Serta Sukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat
16 Jul 2026 | 46 | Penulis : Humas Cabang APRI Deli Serdang | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Pantai Labu (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pantai Labu melaksanakan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program Kementerian Agama Republik Indonesia dalam meningkatkan akurasi arah kiblat masjid, musala, dan tempat ibadah umat Islam. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala KUA Pantai Labu beserta Staf dan Pegawai, Penyuluh Agama Islam, pengurus masjid, tokoh agama, serta tokoh masyarakat yang antusias memanfaatkan momentum ilmiah yang hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu setiap tahunnya. Kegiatan ini dilakukan di Masjid Baiturrahman Dusun II Desa Pantai Labu Pekan pada hari Rabu, 15/07/2026.
Rashdul Qiblat merupakan fenomena astronomi ketika posisi Matahari tepat berada di atas Ka'bah di Kota Makkah. Pada saat itu, seluruh bayangan benda tegak di berbagai wilayah yang masih mengalami siang hari akan menunjukkan arah yang berlawanan dengan arah kiblat secara sangat akurat. Momentum ini menjadi metode sederhana, ilmiah, mudah dipraktikkan, dan memiliki tingkat ketelitian yang tinggi untuk melakukan pengecekan maupun kalibrasi arah kiblat tanpa memerlukan peralatan yang rumit.
Melalui Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat, Kementerian Agama mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Rashdul Qiblat sebagai sarana edukasi sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya ketepatan arah kiblat dalam pelaksanaan ibadah salat. Selain memberikan kepastian arah kiblat, kegiatan ini juga memperkuat literasi ilmu falak di tengah masyarakat serta membangun sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga kualitas pelayanan keagamaan.
Kepala KUA Kecamatan Pantai Labu, Amru Hasibuan, S.H.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang profesional, akurat, dan berbasis ilmu pengetahuan.
"Momentum Rashdul Qiblat merupakan anugerah Allah SWT yang memberikan kesempatan kepada kita untuk memastikan kembali ketepatan arah kiblat masjid, musala, maupun tempat ibadah lainnya. Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya arah kiblat yang benar sebagai bagian dari kesempurnaan pelaksanaan ibadah. Mari kita manfaatkan momentum ini sebagai media belajar bersama serta memperkuat ukhuwah dalam memberikan pelayanan keagamaan yang terbaik kepada masyarakat."
Beliau juga mengajak seluruh pengurus masjid, musala, dan masyarakat agar tidak ragu berkonsultasi dengan KUA Pantai Labu apabila membutuhkan layanan pengukuran maupun verifikasi arah kiblat. Menurutnya, KUA hadir sebagai mitra masyarakat dalam memberikan pelayanan keagamaan yang berkualitas, termasuk dalam bidang hisab rukyat dan penentuan arah kiblat.
Pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat di KUA Pantai Labu berlangsung dengan tertib dan lancar. Peserta terlebih dahulu mendapatkan penjelasan mengenai konsep Rashdul Qiblat, tata cara pengukuran, penggunaan alat sederhana seperti benang, bandul, dan tongkat tegak, hingga praktik langsung mengamati bayangan Matahari pada waktu Rashdul Qiblat berlangsung. Kegiatan ini menjadi pengalaman edukatif yang memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat mengenai metode penentuan arah kiblat berdasarkan fenomena astronomi.
Dari hasil pelaksanaan kegiatan, sebagian besar masjid dan musala yang mengikuti pengecekan telah memiliki arah kiblat yang sesuai. Sementara itu, beberapa lokasi ditemukan memerlukan penyempurnaan arah beberapa derajat agar lebih presisi. Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pendampingan teknis oleh petugas KUA Pantai Labu sehingga pengurus masjid memperoleh kepastian arah kiblat yang lebih akurat sesuai kaidah ilmu falak.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Pantai Labu berharap masyarakat semakin memahami bahwa menjaga ketepatan arah kiblat merupakan bagian dari ikhtiar menyempurnakan ibadah. Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat Momentum Rashdul Qiblat Tahun 2026 menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan keagamaan yang moderat, profesional, berbasis ilmu pengetahuan, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.