KUA Pantai Labu Hadiri Upacara HAB ke-80 di Kemenag Deli Serdang
Daerah

KUA Pantai Labu Hadiri Upacara HAB ke-80 di Kemenag Deli Serdang

  05 Jan 2026 |   33 |   Penulis : Humas Cabang APRI Deli Serdang |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Pantai Labu, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Pantai Labu, Penyuluh Lintas Agama serta staf dan Pegawai KUA Pantai Labu turut menghadiri upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80 yang dilaksanakan di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang, pada hari Sabtu (03/01).

Upacara peringatan HAB ke-80 tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat. Sebagai Pembina Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang Dr. H. Saripuddin Daulay, S.Ag., M.Pd., seluruh pejabat di lingkungan Kantor Kementerian Agama, para Kepala Madrasah, Kepala KUA se-Kabupaten Deli Serdang, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang.

Peringatan HAB merupakan agenda tahunan Kementerian Agama RI sebagai momentum refleksi layanan publik, penguatan moderasi beragama, serta pengabdian ASN Kementerian Agama kepada masyarakat luas. Tahun ini, peringatan HAB mengangkat tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, yang mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kerukunan dan membangun sinergi di tengah masyarakat yang beragam.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang, Dr. H. Saripuddin Daulay, S.Ag., M.Pd., bertindak sebagai pembina upacara. Dalam kesempatan tersebut, beliau membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia yang menekankan pentingnya penguatan moderasi beragama, peningkatan kualitas pelayanan umat, serta komitmen ASN Kementerian Agama dalam menjaga integritas dan profesionalisme di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam sambutannya, Menteri Agama juga mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama menjadikan momentum HAB ke-80 sebagai sarana evaluasi dan refleksi atas peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan umat beragama serta mendukung pembangunan nasional.

Selanjutnya, Saripuddin Daulay menekankan bahwa tema HAB ke-80 bukan sekadar slogan seremonial, melainkan panggilan konkret bagi seluruh ASN Kementerian Agama untuk memperkuat kerukunan umat dan membangun sinergi antar elemen masyarakat demi terciptanya Indonesia yang damai dan maju. Beliau mengajak seluruh pegawai Kemenag untuk menjadikan moderasi beragama sebagai praktik nyata dalam pelayanan publik kepada umat.

“Moderasi beragama harus kita wujudkan dalam setiap interaksi profesional. Karena ketika umat rukun dan bersinergi, maka layanan agama akan semakin berdampak dan kehidupan sosial kita semakin harmonis,” ujar Saripuddin Daulay dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala KUA Pantai Labu, Amru Hasibuan, S. HI dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-80. Ia menegaskan komitmen KUA Pantai Labu untuk terus mendukung program-program Kementerian Agama, khususnya dalam memberikan pelayanan keagamaan yang prima, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

“Kami hadir bukan hanya sebagai pelaksana administrasi, tetapi sebagai pelayan umat. Semangat Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju menjadi pedoman kami dalam setiap layanan yang kami berikan,” ujar Amru.

Upacara HAB ke-80 ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat pengetahuan dan pemahaman ASN Kemenag tentang Asta Protas Kementerian Agama, terutama poin-poin yang menekankan penguatan moderasi beragama, penguatan kerukunan umat beragama, dan layanan keagamaan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Melalui momentum HAB ke-80, KUA Pantai Labu berkomitmen untuk meneruskan semangat moderasi beragama dan menjadikan tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” sebagai landasan dalam seluruh pelaksanaan tugas dan fungsinya di tahun 2026.

Rangkaian kegiatan upacara peringatan HAB ke-80 ini ditutup dengan pengumuman berbagai perlombaan yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta upacara sebagai simbol kebersamaan dan semangat pengabdian dalam melayani umat dan bangsa.

Bagikan Artikel Ini

Infografis