KUA Medan Sunggal Isi Rekaman Siaran Keagamaan di RRI Pro 4 Medan
Daerah

KUA Medan Sunggal Isi Rekaman Siaran Keagamaan di RRI Pro 4 Medan

  21 Dec 2025 |   50 |   Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Medan, (Humas). Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kota Medan kembali berperan aktif dalam syiar Islam melalui media penyiaran. Pada Kamis, (18/12/2025), para penyuluh agama Islam Kemenag Kota Medan mengisi rekaman siaran keagamaan di Radio Republik Indonesia (RRI) Pro 4 Medan yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Medan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kanwil Kemenag Sumatera Utara dan RRI Medan dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan, moderat, dan mencerahkan masyarakat. Rekaman yang dilakukan akan disiarkan secara rutin setiap hari dalam program “Mutiara Sore” pada pukul 17.30 WIB hingga menjelang waktu Magrib.

Adapun penyuluh agama Islam yang terlibat dalam pengisian rekaman siaran tersebut berasal dari berbagai Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan di Kota Medan, yaitu: Marasakti Bangunan dari KUA Medan Labuhan, Nunung Ismayanti dari KUA Medan Marelan, Paidi dari KUA Medan Sunggal, Dewi Anggraini dari KUA Medan Amplas, Nurjanah dari KUA Medan Perjuangan, Muhammad Arsyad dari KUA Medan Kota, Muhammad Husein Ali dari KUA Medan Marelan, serta Surya Hafni dari KUA Medan Tembung.

Materi siaran yang disampaikan mencakup nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, kerukunan umat beragama, serta pesan moral yang relevan dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Melalui siaran radio, diharapkan dakwah dapat menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas secara efektif dan berkesinambungan. Salah satu penyuluh, Paidi, S.Ag, menyampaikan bahwa keterlibatan penyuluh agama dalam siaran RRI merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam memberikan pencerahan kepada umat.

“Melalui siaran RRI Pro 4 ini, kami berharap pesan-pesan keagamaan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, menjadi penguat iman, serta penyejuk di tengah dinamika kehidupan sosial,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa radio masih menjadi media yang efektif, terutama bagi masyarakat yang menjadikan waktu sore sebagai momen refleksi dan persiapan ibadah menjelang Magrib.

Pengisian rekaman siaran keagamaan oleh Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Medan di RRI Pro 4 Medan merupakan langkah strategis dalam memperluas jangkauan dakwah yang moderat dan edukatif. Melalui program “Mutiara Sore”, diharapkan nilai-nilai keislaman dapat terus tersampaikan secara konsisten, memperkuat spiritualitas, serta menumbuhkan keharmonisan di tengah masyarakat Kota Medan.

Bagikan Artikel Ini

Infografis