Daerah
KUA Mataram Baru Biasakan Tadarus Sebelum Buka Layanan
23 Jun 2026 | 9 | Penulis : Biro Humas APRI Lampung | Publisher : Biro Humas APRI Lampung
LAMPUNG TIMUR (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mataram Baru membiasakan kegiatan tadarus Al-Qur'an sebelum memulai aktivitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap hari kerja mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB di kantor KUA Mataram Baru, termasuk pada Selasa (23/06/2026).
Kegiatan tadarus diikuti oleh jajaran pegawai KUA bersama siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari SMK Hidayatul Qur'an Sumbersari Mataram Baru yang saat ini tengah melaksanakan praktik di KUA setempat.
Kepala KUA Mataram Baru, H. Kasbolah, M.Pd., mengatakan bahwa tadarus Al-Qur'an merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja religius sekaligus menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur'an di lingkungan kerja.
“Melalui tadarus rutin ini, kami berharap seluruh pegawai dan peserta PKL dapat memulai aktivitas dengan hati yang tenang, pikiran yang jernih, serta semangat yang positif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur'an tidak hanya dibaca dan dipahami, tetapi juga harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari, terutama dalam memberikan pelayanan yang ramah, profesional, dan penuh tanggung jawab.
Kegiatan dilaksanakan secara bergantian dengan pembagian tugas yang teratur. Sementara sebagian peserta mengikuti tadarus, pegawai lainnya tetap bersiaga untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.
H. Kasbolah menambahkan bahwa pembiasaan tadarus ini juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi siswa PKL agar terbentuk pribadi yang disiplin, religius, dan memiliki etos kerja yang baik.
Suasana tadarus berlangsung khusyuk dan penuh kekhidmatan. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an yang menggema di lingkungan kantor menjadi penyemangat bagi seluruh peserta sebelum melaksanakan berbagai tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, KUA Mataram Baru terus berkomitmen mewujudkan lingkungan kerja yang religius, harmonis, dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai keagamaan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.