KUA Mandiraja Luncurkan Program Inovatif “KJB” (Konsultasi Jemput Bola) untuk Layani Masyarakat Pelosok
Informasi

KUA Mandiraja Luncurkan Program Inovatif “KJB” (Konsultasi Jemput Bola) untuk Layani Masyarakat Pelosok

  24 Jul 2025 |   176 |   Penulis : APRI mBanjar |   Publisher : Biro Humas APRI Jawa Tengah

Banjarnegara – Dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mandiraja meluncurkan program inovatif bertajuk KJB (Konsultasi Jemput Bola). Program ini menyasar masyarakat di wilayah kecamatan Mandiraja atau yang memiliki keterbatasan akses menuju kantor KUA, dengan menghadirkan langsung layanan konsultasi keagamaan dan urusan keagamaan ke tengah masyarakat. (24/7)

Kegiatan perdana program KJB dilaksanakan di Desa Kertayasa, salah satu daerah yang cukup jauh dari pusat Kecamatan Mandiraja. Turut hadir secara langsung Kepala KUA Mandiraja, H. Irfan Sulastono, S.Ag., bersama para Penyuluh Agama Islam yang tergabung dalam tim pelayanan mobile ini.

“KJB ini merupakan bentuk nyata dari semangat pelayanan aktif. Kami sadar bahwa tidak semua warga mudah menjangkau kantor KUA karena faktor geografis dan transportasi. Maka, kami yang datang untuk melayani,” ujar Kepala KUA Mandiraja dalam sambutannya.


Program ini mencakup layanan konsultasi pernikahan, bimbingan keluarga sakinah, konsultasi keagamaan, pembinaan remaja masjid, hingga penyuluhan administrasi pernikahan dan keagamaan lainnya. Warga yang hadir pun menyambut positif kehadiran tim KUA.

Salah seorang warga,  mengaku sangat terbantu dengan program ini. “Kami biasanya harus naik ojek jauh ke Mandiraja untuk konsultasi soal keluarga sakinah. Tapi sekarang, alhamdulillah, petugas datang ke desa kami langsung, ini sangat membantu,” katanya.

Program KJB direncanakan akan digelar secara rutin dengan sistem penjadwalan dan menyasar berbagai desa terpencil di wilayah Kecamatan Mandiraja.

Dengan semangat “KUA Melayani Umat”, program ini diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan memperkuat peran KUA sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan. (M/H, azd)

Bagikan Artikel Ini

Infografis