KUA Lahusa Mantapkan Pembinaan Remaja Masjid Melalui BRUS Ramadan
Daerah

KUA Lahusa Mantapkan Pembinaan Remaja Masjid Melalui BRUS Ramadan

  21 Feb 2026 |   21 |   Penulis : Humas Cabang APRI Nias Selatan |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan, menggelar kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) pada Jumat (20/2). Bertepatan dengan momentum bulan Ramadan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Mukhlis dan diikuti oleh para remaja usia SMP dan SMA yang tampak antusias sejak awal hingga akhir acara.



Kegiatan BRUS dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Lahusa, Rosdan Tanjung, S.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa BRUS merupakan wadah pembinaan bagi generasi muda untuk memperdalam pemahaman agama, baik dalam aspek ibadah, aqidah, maupun akhlak. Ia menegaskan pentingnya pembinaan sejak dini agar para remaja memiliki fondasi keagamaan yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman.

Materi pertama disampaikan oleh Muhammad Agus Rifai, S.H., yang juga merupakan penghulu di KUA Lahusa. Ia membawakan materi tentang kemasjidan dan pentingnya keterlibatan remaja dalam organisasi remaja masjid. Menurutnya, keikutsertaan dalam kegiatan masjid dapat melatih kedisiplinan, menambah wawasan keagamaan, serta membangun keberanian untuk tampil dan berbicara di depan umum.

Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Ali Mukhtar Siregar, S.H. Kegiatan diawali dengan yel-yel yang membangkitkan semangat peserta sebelum memasuki inti pembahasan. Dalam materinya, ia mengajak para remaja untuk memahami sejarah sebagai kunci dalam membangun masa depan yang lebih baik. Ia menekankan bahwa generasi muda perlu belajar dari perjalanan masa lalu agar mampu menentukan arah hidup yang lebih terarah dan bernilai.

Materi ketiga dibawakan oleh Seri Juni Aceh, S.Pd., selaku Penyuluh Agama Islam. Ia mengangkat tema menjaga lisan dan hati selama bulan Ramadan. Dalam pemaparannya, ia mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat serta mengurangi kebiasaan membuang waktu, seperti bermain gawai sepanjang hari atau menonton tayangan yang kurang bernilai edukatif.

Menjelang berakhirnya kegiatan, panitia membagikan takjil kepada seluruh peserta. Takjil tersebut diberikan sebagai buah tangan untuk berbuka puasa di rumah masing-masing. Pembagian ini menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan, sekaligus penutup manis dari rangkaian kegiatan pembinaan yang telah berlangsung.

Setelah itu, doa bersama dipimpin oleh Alimin Harefa sebagai ungkapan syukur atas kelancaran kegiatan. Acara kemudian ditutup oleh Anggi Syahputri, S.S. Dalam pesannya, ia menyampaikan bahwa menjadi seorang muslim dan berada di usia muda merupakan anugerah yang luar biasa. Ia memotivasi para remaja untuk memanfaatkan masa muda dengan sungguh-sungguh mempelajari agama sebagai bekal dan fondasi jati diri ketika dewasa dan hidup di tengah masyarakat.

KUA Lahusa berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara terjadwal ke depan. Para peserta terlihat aktif menjawab pertanyaan dan mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat. Kegiatan BRUS pun diakhiri dengan sesi foto bersama, menutup rangkaian acara yang sarat edukasi, motivasi, dan nilai kebersamaan tersebut.

Bagikan Artikel Ini

Infografis