Daerah
Dalam setiap kunjungan, tim Kantor Urusan Agama (KUA) Lae Parira, yang terdiri dari penghulu, penyuluh agama, dan penata layanan operasional, turut serta dalam pelaksanaan shalat Jum'at berjemaah. Momen ini dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan. Terkadang, Kepala Kantor Urusan Agama atau penghulu dan Penata Layanan Operasional didapuk menjadi khatib atau memberikan tausiyah singkat setelah shalat. Selain itu, tim juga membuka "layanan kilat" di teras masjid.

KUA Lae Parira Gelar Safari Jum'at, Usung Slogan : Dari Masjid ke Masjid, Kami Hadir untuk Umat
16 Nov 2025 | 49 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Lae Parira, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lae Parira, terus berupaya meningkatkan pelayanan dan kedekatan masyarakat. Salah satu inisiatif terbaru adalah program "Safari Jumat" yang konsisten dilaksanakan dengan menyambangi masjid-masjid di seluruh penjuru Kecamatan Lae Parira, dengan mengusung slogan " Dari Masjid ke Masjid, kami hadir untuk umat" program ini bertujuan untuk menjemput bola, mendengarkan aspirasi, sekaligus memberikan pembinaan keagamaan secara langsung kepada jemaah.
Kepala KUA Kecamatan Lae Parira, Khairul Syahri, S.Pd.I, M.Pd, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari transformasi Kantor Urusan Agama (KUA). Menurutnya, Kantor Urusan Agama (KUA) tidak lagi hanya berfungsi sebagai lembaga pencatat nikah, tetapi harus menjadi garda terdepan dalam pelayanan dan pembinaan kehidupan beragama. "Kami tidak ingin ada jarak antara Kantor Urusan Agama (KUA) dengan umat. Sesuai slogan kami, kami ingin hadir secara fisik dan fungsional di tengah-tengah jemaah," ujar Khairul Syahri saat ditemui di sela-sela kegiatan Safari Jum'at di Masjid Al-Huda Bantun Kerbo.
Dalam setiap kunjungan, tim Kantor Urusan Agama (KUA) Lae Parira, yang terdiri dari penghulu, penyuluh agama, dan penata layanan operasional, turut serta dalam pelaksanaan shalat Jum'at berjemaah. Momen ini dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan. Terkadang, Kepala Kantor Urusan Agama atau penghulu dan Penata Layanan Operasional didapuk menjadi khatib atau memberikan tausiyah singkat setelah shalat. Selain itu, tim juga membuka "layanan kilat" di teras masjid.

Kami membuka ruang konsultasi. Jemaah bisa bertanya apa saja, mulai dari prosedur nikah, wakaf, hisab rukyat, hingga konsultasi keluarga. Ini adalah bentuk pelayanan proaktif kami," tambah Zul. Program ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Huda Bantun Kerbo.
Kami merasa sangat diperhatikan. Kehadiran Kantor Urusan Agama (KUA) Lae Parira di masjid kami ini sangat berarti.
Kami merasa sangat diperhatikan. Kehadiran Kantor Urusan Agama (KUA) Lae Parira di masjid kami ini sangat berarti.
Ini membuktikan bahwa pemerintah, khususnya Kementerian Agama, benar-benar turun dan peduli pada umat di level paling bawah," ungkap Khairul Anwar Angkat Ketua BKM Al-Huda Bantun Kerbo Melalui program "Dari Masjid ke Masjid", Kantor Urusan Agama(KUA) Lae Parira berharap dapat memetakan permasalahan umat secara langsung, mempererat silaturahmi, serta memastikan seluruh program keagamaan pemerintah tersampaikan dengan baik hingga ke desa-desa. (ZA)
KUA Batanghari Gelar GEMAH ASRI Bersih Jumat
24 Apr 2026
KUA Sekampung Udik Gelar Bersih Jumat GEMAH ASRI
24 Apr 2026