Daerah
Materi Komprehensif: Dari Fiqih hingga Stunting dalam kegiatan yang berlangsung di [Lokasi Kegiatan] ini, para peserta mendapatkan materi yang padat dan bermanfaat. Tidak hanya soal Fiqih Munakahat (hukum pernikahan), materi juga mencakup isu-isu modern yang krusial, seperti kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting, sehingga setelah itu kedua calon pengantin mendapatkan sertifikat Elsimil BKKBN
KUA Lae Parira Bekali Calon Pengantin Lewat Binwin
28 Nov 2025 | 45 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Lae Parira (Humas) "Siap nikah? Harus siap ilmunya dulu!" Semangat inilah yang menjadi nafas utama dalam pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Binwin) yang kembali digelar oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lae Parira pada Selasa (25/11) di Balai Nikah Kantor Urusan Agama Kecamatan Lae Parira program ini bukan sekadar formalitas administratif semata, melainkan sebuah langkah strategis untuk memastikan pasangan calon pengantin (Catin) benar-benar siap mengarungi bahtera rumah tangga yang penuh dinamika.
Bukan Sekadar Cinta, Tapi Kesiapan Mental Kepala KUA Kecamatan Lae Parira, Khairul Syahri, S.Pd.I M.Pd menegaskan bahwa pernikahan adalah ibadah terpanjang yang membutuhkan "bahan bakar" berupa ilmu agama, psikologi, dan kesehatan. Banyak yang siap pestanya, tapi belum siap mentalnya. Melalui Binwin ini, kami ingin mengubah pola pikir tersebut. Catin harus paham hak dan kewajiban, cara memanajemen konflik, hingga cara mendidik anak kelak," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Materi Komprehensif: Dari Fiqih hingga Stunting dalam kegiatan yang berlangsung di [Lokasi Kegiatan] ini, para peserta mendapatkan materi yang padat dan bermanfaat. Tidak hanya soal Fiqih Munakahat (hukum pernikahan), materi juga mencakup isu-isu modern yang krusial, seperti kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting, sehingga setelah itu kedua calon pengantin mendapatkan sertifikat Elsimil BKKBN

Kantor Urusan Agama (KUA) Lae Parira berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menekan angka stunting dengan memastikan calon pengantin memiliki pemahaman kesehatan yang baik sebelum hamil dan melahirkan. Antusiasme Peserta Binwin atas nama Rizky Kirana Sitakar dengan Mari Matanari, suasana Bimbingan Perkawinan (Binwin) berjalan interaktif dan jauh dari kata membosankan. Para peserta tampak antusias berdialog dengan para fasilitator mengenai berbagai kekhawatiran mereka jelang pernikahan.
Ternyata banyak hal tentang komunikasi suami-istri yang baru saya pahami di sini. Ini bekal yang sangat penting sebelum akad nanti," ujar salah satu peserta Bimbingan Perkawinan (Binwin), dengan suksesnya pelaksanaan Binwin ini Kantor Urusan Agama (KUA) Lae Parira berharap angka perceraian di wilayah Kecamatan Lae Parira dapat diminimalisir dan terwujud keluarga-keluarga muda yang kokoh, harmonis, serta Sakinah Mawaddah Warahmah. (ZA)