Daerah

KUA Labuhan Maringgai Perkuat Ketahanan Rumah Tangga melalui Program Pusaka Sakinah
24 Oct 2025 | 192 | Penulis : PC APRI Lampung Timur | Publisher : Biro Humas APRI Lampung
Lampung Timur (Humas) — Dalam upaya memperkuat ketahanan dan keharmonisan keluarga di tengah tantangan zaman modern, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Labuhan Maringgai menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Pusaka Sakinah (Pusat Layanan Keluarga Sakinah) bagi pasangan suami istri, Kamis (23/10/2025), bertempat di Aula KUA setempat.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Labuhan Maringgai, Hendri Gunawan, S.Sos., M.I.P. Dalam sambutannya, Hendri mengapresiasi langkah aktif KUA dalam mendukung pembinaan keluarga sakinah dan menegaskan bahwa keharmonisan rumah tangga merupakan pondasi utama bagi terciptanya masyarakat yang damai dan sejahtera.
“Program Pusaka Sakinah ini sangat strategis karena mampu memperkuat nilai kebersamaan, komunikasi, serta tanggung jawab dalam keluarga. Keluarga yang kokoh akan melahirkan masyarakat yang kuat dan beradab,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan para narasumber bersertifikat nasional dari unsur penghulu dan penyuluh agama Islam KUA Labuhan Maringgai.
Materi pertama bertajuk Relasi Harmonis 1 disampaikan oleh Supriyadi, M.Pd., Penghulu KUA Labuhan Maringgai. Ia menekankan pentingnya komunikasi efektif dan saling menghargai dalam hubungan suami istri.
“Kunci keluarga sakinah adalah saling memahami dan menunaikan peran dengan penuh kasih sayang,” tegasnya.
Materi kedua dibawakan oleh Devi Tias Pratiwi, S.Kom.I., Penyuluh Agama Islam, dengan tema Berkah Keuangan dan Pemenuhan Kebutuhan Keluarga. Ia menjelaskan bahwa keberkahan dalam rezeki bukan diukur dari jumlah penghasilan, tetapi dari cara mengelola dan mensyukurinya.
“Manajemen keuangan rumah tangga yang baik akan menumbuhkan rasa cukup, tenteram, dan saling percaya di antara pasangan,” ujarnya.
Sebagai penutup, Harik Anhar, S.Ag., Penghulu KUA Labuhan Maringgai, menyampaikan materi Psikologi Keluarga. Ia menekankan pentingnya memahami kondisi psikologis pasangan dan anak sebagai kunci membangun hubungan yang harmonis.
“Keluarga bahagia lahir dari hati yang mampu menerima dan menghargai perbedaan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, KUA Labuhan Maringgai berharap para peserta dapat memperkuat komitmen dalam mewujudkan keluarga yang harmonis, sejahtera, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. Program Pusaka Sakinah menjadi bukti konkret hadirnya Kementerian Agama sebagai pusat edukasi dan pembinaan keluarga, yang terus berupaya mewujudkan masyarakat yang religius, berdaya, dan berkarakter.
Kegiatan ini juga menegaskan komitmen KUA Labuhan Maringgai dalam memberikan layanan yang tidak hanya administratif, tetapi juga edukatif, konsultatif, dan inspiratif—menuju terwujudnya keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah di tengah kehidupan modern yang semakin dinamis. *Devi
Penulis: H. Kas
Editor: Szp