Nasional


Penghulu Sumsel Warnai Kepengurusan LPTQ 2025–2029, Gubernur Herman Deru Tekankan Prestasi Nasional dan Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an
03 Mar 2026 | 124 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Selatan | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Selatan
PW APRI Sumsel (Palembang)– Sejumlah penghulu di Sumatera Selatan yang juga merupakan pengurus wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Sumatera Selatan resmi mengemban amanah sebagai pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Sumatera Selatan masa bakti 2025–2029.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, di Griya Agung Palembang, Selasa (03/03/2026).
Adapun para pengurus haria APRI Sumsel yang turut memperkuat kepengurusan LPTQ Sumsel tersebut antara lain:
- H. Anwar, Ketua PW APRI Sumsel, dipercaya sebagai Anggota Bidang Pelaksana MTQ/STQH LPTQ Sumsel.
- H. Agus Jaya, Ketua I PW APRI Sumsel, menjabat sebagai Ketua I LPTQ Sumsel.
- H. Annahrir, Ketua III PW APRI Sumsel, menjadi Anggota Bidang Perencanaan, Strategi, Fasilitasi dan Pemberdayaan LPTQ Sumsel.
- Khomsun Isnanto, Sekretaris Wilayah APRI Sumsel, diamanahkan sebagai Sekretaris Umum LPTQ Sumsel.
Keterlibatan para penghulu dalam struktur LPTQ Sumsel ini menjadi bukti sinergi kuat antara APRI dan LPTQ dalam membangun kualitas pembinaan Al-Qur’an di Bumi Sriwijaya.
Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru yang juga dikenal sebagai “Bapak Penghulu Indonesia” menegaskan pentingnya mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi Sumatera Selatan di tingkat nasional, khususnya dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH).
Selain itu, ia juga menekankan komitmen bersama untuk memberantas buta aksara Al-Qur’an di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan LPTQ tidak hanya sebatas menyelenggarakan event perlombaan, tetapi juga harus menjadi motor penggerak pembinaan yang berkelanjutan hingga ke pelosok daerah.
Pelantikan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Sumatera Selatan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan, Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang, serta para pengurus organisasi keagamaan se-Sumatera Selatan.
Dengan komposisi kepengurusan yang solid dan kolaboratif, diharapkan LPTQ Sumsel periode 2025–2029 mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi, sekaligus memperkuat gerakan literasi Al-Qur’an di seluruh penjuru Sumatera Selatan. (ki)