Daerah

KUA Karangkobar Turun ke Pasar: Zakat Produktif untuk Menggerakkan Umat
14 Nov 2025 | 80 | Penulis : APRI mBanjar | Publisher : Biro Humas APRI Jawa Tengah
Karangkobar — KUA Karangkobar melalui Penyuluh Agama Islam kembali melaksanakan survei calon mustahik penerima Bantuan Zakat Produktif UPZ ( UNit Pengumpul Zakat) Kemenag Kabupaten Banjarnegara, Pada Kamis, 13 November 2025.
Kali ini survei dilakukan pada pelaku usaha nasi rames di Pasar Karangkobar, Ibu Miskiah, seorang janda dengan tiga anak yang telah menekuni usahanya sejak tahun 1999 atau sekitar 26 tahun.
Dalam kunjungan tersebut, penyuluh mendapati bahwa kehidupan Ibu Miskiah dijalani dengan penuh kesederhanaan dan keteguhan. Anak bungsunya yang saat ini duduk di bangku kelas 6 SD berangkat sekolah dengan bekal uang saku hanya Rp5.000, jauh di bawah anak-anak lain yang rata-rata telah membawa Rp10.000 hingga Rp15.000 per hari.
Namun, keterbatasan itu tidak mematahkan semangat sang ibu untuk terus berikhtiar.
Usaha nasi rames miliknya sudah menjadi mata pencaharian utama keluarga selama puluhan tahun. Setiap hari, Ibu Miskiah telah memulai aktivitas memasak sejak pukul 02.00 dini hari hingga pagi, lalu membuka lapak depan Toko Jamu di Pasar Karangkobar, dari pukul 06.00 hingga siang, Menjelang sore, ia kembali menyiapkan bahan masakan untuk keesokan harinya. Ketekunan ini menjadi bukti perjuangan seorang ibu dalam menghidupi keluarga dengan cara yang halal dan penuh keberkahan.
Penyuluh Agama Islam KUA Karangkobar, Duwi Rohmah, menyampaikan bahwa survei ini dilakukan untuk memastikan bantuan zakat tepat sasaran dan benar-benar dapat memberdayakan mustahik.
“Usulan calon mustahik seperti Ibu Miskiah ini kami harapkan dapat segera diproses. Semoga bantuan zakat produktif dapat membantu memenuhi kebutuhan dan mengembangkan usahanya, sehingga lebih mandiri ke depan,” ujarnya.
Ibu Miskiah mengungkapkan rasa terima kasih yang tulus atas kunjungan serta pendataan yang dilakukan.
“Saya senang sekali, ini pertama kalinya saya didata untuk bantuan. Semoga bisa membantu usaha saya,” ungkapnya dengan haru.
Melalui program Zakat Produktif, UPZ Kemenag Kabupaten Banjarnegara dan KUA Karangkobar berkomitmen untuk menghadirkan pemberdayaan ekonomi umat, bukan hanya memberi bantuan, tetapi menguatkan agar mustahik dapat bangkit menjadi mandiri dan berdaya. (dr)