KUA Cijaku Gelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah di MAS Mathla'ul Anwar Sukamaju:
Daerah

KUA Cijaku Gelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah di MAS Mathla'ul Anwar Sukamaju: "Perempuan jangan hanya di Dapur"

  15 Jul 2025 |   272 |   Penulis : PC Lebak |   Publisher : Biro Humas APRI Banten

Cijaku, Selasa 15 Maret 2025 — Dalam upaya memperluas peran strategis Kantor Urusan Agama (KUA) di tengah masyarakat, khususnya dalam pembinaan generasi muda, Kepala KUA Kecamatan Cijaku, Zita Fahmi Alfarizi, melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Mathla'ul Anwar Sukamaju, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak.

Kegiatan ini digelar bertepatan dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), dan dihadiri oleh puluhan siswa-siswi dari berbagai desa sekitar. Dalam pelaksanaannya, Kepala KUA Cijaku didampingi oleh Penghulu Hafzil Qoumi, yang turut memberikan semangat dan edukasi kepada para remaja tentang pentingnya mengelola emosi.

BRUS hadir dengan misi. Yang pertama adalah memberikan motivasi kepada siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, tidak hanya berhenti di tingkat SLTA. Zita mengajak para remaja untuk menanamkan cita-cita besar dan terus menempuh pendidikan sebagai bekal hidup yang lebih baik.

"Jangan berhenti belajar hanya sampai di SMA. Dunia sekarang menuntut kita semua untuk memiliki ilmu dan keterampilan yang lebih luas," kata Zita dalam pemaparannya

Yang kedua, siswa diharapkan dapat mengenal dan memahami potensi serta keterbatasan dalam diri mereka sendiri. Dengan kesadaran diri tersebut, para siswa akan lebih siap menghadapi tantangan kehidupan dan tidak mudah terbawa arus negatif lingkungan.

Adapun yang ketiga, BRUS secara khusus menyasar isu pencegahan pernikahan dini, terutama yang tidak tercatat secara resmi oleh negara. Zita menekankan bahwa pernikahan yang dilakukan tanpa perlindungan hukum dapat membawa dampak serius, terutama bagi perempuan.

"Pernikahan dini yang tidak tercatat bisa membuat perempuan kehilangan hak-haknya. Mereka tidak terlindungi secara hukum, dan ini bisa berdampak pada masa depan mereka dan anak-anaknya nanti," jelasnya.

Dalam sesi khusus untuk para siswi, Zita memberikan motivasi kuat agar mereka tidak membatasi diri hanya pada peran domestik.

"Perempuan jangan hanya di dapur. Perempuan bisa berkarier, bisa kuliah tinggi, bisa menjadi pemimpin. Jangan biarkan lingkungan atau bahkan keluarga mematikan mimpi kalian," ucapnya penuh semangat, yang disambut tepuk tangan dari para peserta.

Sementara itu, Penghulu Hafzil Qoumi dalam sesi motivasinya menyampaikan pentingnya pengelolaan emosi bagi para remaja. Menurutnya, usia remaja adalah masa yang penuh gejolak, sehingga penting bagi setiap siswa untuk mengenali dan mengendalikan emosi secara sehat.

"Jangan remehkan emosi. Marah, kecewa, sedih, semua itu manusiawi. Tapi bagaimana kita mengelolanya itulah yang menentukan apakah kita akan sukses atau gagal,” ujar Hafzil.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. H. Hilmi, selaku Kepala Yayasan MAS Mathla'ul Anwar Sukamaju, mengapresiasi kehadiran tim dari KUA Cijaku

"Terima kasih kepada Ibu Kepala KUA dan Pak Penghulu yang sudah menyempatkan hadir dan mengisi MPLS di sekolah kami. Materi seperti ini sangat kami butuhkan. Semoga kerjasama ini bisa terus berlanjut di masa yang akan datang,” ujar H. Hilmi.

Kegiatan BRUS merupakan bagian dari transformasi peran KUA sebagai pusat layanan keagamaan dan edukasi sosial. KUA kini tidak hanya mengurusi administrasi pernikahan, tetapi juga aktif membina masyarakat, terutama remaja, agar memiliki fondasi moral, intelektual, dan emosional yang kuat.

Melalui BRUS, KUA ingin memastikan bahwa para remaja tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, sadar hukum, dan memiliki cita-cita besar, sekaligus terlindungi dari berbagai risiko sosial yang mengancam masa depan mereka.

Kegiatan ini ditutup dengan ajakan dari Kepala KUA dan Penghulu untuk membuat komitmen bersama: terus belajar, menjauhi pernikahan dini, dan berani bermimpi tinggi untuk masa depan yang lebih baik.(zita)

Bagikan Artikel Ini

Infografis