KUA Biru-Biru Hadiri Kegiatan Ibu Jelita di Aula Kecamatan Biru-Biru
Daerah

KUA Biru-Biru Hadiri Kegiatan Ibu Jelita di Aula Kecamatan Biru-Biru

  18 Nov 2025 |   121 |   Penulis : Humas Cabang APRI Deli Serdang |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Biru-Biru, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Biru-Biru menghadiri kegiatan Ibu Jelita (Ibu-ibu berkarakter Jujur, Energik, Loyal, Intelek, Tangguh dan Amanah) yang diselenggarakan di Aula Kantor Camat Biru-Biru, (Selasa (18/11).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur pimpinan dan pemangku kepentingan tingkat kecamatan, di antaranya Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Deli Serdang, Dra. Anita Magdalena br. Situmorang, perwakilan BNN Kabupaten Deli Serdang, Sekretaris Camat Biru-Biru Sulistiadi Ujung, para Kepala Desa se-Kecamatan Biru-Biru, serta Kepala Puskesmas Kecamatan Biru-Biru, dr. Mhd Hidayat.

Dari KUA Biru-Biru, hadir mewakili Kepala KUA Penghulu Ahli Pertama Khairul Abdi, S.H., bersama Penyuluh Agama Islam Burhan, S.Ag. Dalam kegiatan tersebut, KUA Biru-Biru dipercaya untuk membawakan doa penutup yang dipimpin oleh Khairul Abdi.

Dalam pengantarnya, Plt. Kadis PMD, Dra. Anita Magdalena br. Situmorang, menyampaikan bahwa program Ibu Jelita merupakan gerakan penguatan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat.

Beliau menekankan bahwa ketangguhan perempuan dimulai dari ketahanan keluarga, edukasi dini, serta peningkatan kapasitas ibu sebagai pendidik utama di rumah.

“Program ini kita dorong agar ibu-ibu di setiap desa mampu menjadi figur yang jeli melihat permasalahan keluarga serta tangguh dalam menghadapi dinamika sosial masyarakat. Anak dan keluarga yang kuat berawal dari ibu yang kuat,” ujarnya dalam pengantar kegiatan.

Sementara itu, Sekretaris Camat Biru-Biru, Sulistiadi Ujung, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memperkuat ketahanan keluarga di tingkat kecamatan.

“Kegiatan Ibu Jelita ini menjadi wadah untuk menyatukan langkah antara pemerintah kecamatan, desa, lembaga kesehatan, lembaga keagamaan, dan tokoh masyarakat. Kita berharap program ini bisa memberikan dampak langsung bagi keluarga dan masyarakat di Biru-Biru,” ungkapnya.

KUA Biru-Biru melalui perwakilannya, Khairul Abdi, menegaskan komitmen bahwa KUA siap mendukung penuh kegiatan yang memperkuat peran keluarga, khususnya dalam pembinaan ketahanan keluarga dan pembentukan karakter anak melalui pendekatan agama.

Doa penutup yang dipimpin oleh Khairul Abdi menjadi penegas bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga mengedepankan nilai spiritual sebagai landasan utama pembinaan keluarga.

Dengan terselenggaranya kegiatan Ibu Jelita ini, diharapkan terwujud keluarga yang lebih tangguh, sehat, dan memiliki daya cegah terhadap berbagai permasalahan sosial di lingkungan masyarakat. (KA)

Bagikan Artikel Ini

Infografis