Informasi
KUA Batanghari Perkuat Implementasi Asta Protas untuk Tingkatkan Pelayanan Keagamaan
08 Jul 2026 | 29 | Penulis : PC APRI Lampung Timur | Publisher : Biro Humas APRI Lampung
Batanghari, Lampung Timur (Humas KUA) --- Kantor Urusan Agama (KUA) Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, memperkuat langkah implementasi Asta Program Prioritas (Asta Protas) Kementerian Agama melalui rapat koordinasi bulanan yang digelar di Aula KUA Batanghari, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan sekaligus memastikan program prioritas Bimas Islam berjalan efektif di tingkat kecamatan.
Rakor diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan kultum yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam sebagai penguatan nilai spiritual dalam pelaksanaan tugas. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama harus dibangun di atas landasan integritas, profesionalisme, dan keikhlasan.
Rapat dipimpin oleh Kepala KUA Batanghari, H. Subhan. Dalam arahannya, ia menyampaikan hasil Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Program Kerja Bimas Islam Tahun 2026 di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Timur. Ia menegaskan pentingnya percepatan implementasi Asta Protas sebagai pedoman dalam pelaksanaan program, pembinaan, dan pelayanan keagamaan di tingkat KUA.
Sejumlah agenda prioritas menjadi fokus pembahasan, antara lain penguatan peran operator Early Warning System (EWS), pendataan aliran dan paham keagamaan, persiapan Gerakan Bersih Bersama Nasional, penataan arsip dan administrasi perkantoran, peningkatan kebersihan lingkungan kantor, pelaporan masjid ramah anak, lansia, dan musafir, serta sosialisasi Gerakan Rashdul Kiblat kepada masyarakat.
Menurut H. Subhan, keberhasilan pelaksanaan program tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang baik, tetapi juga oleh komitmen seluruh aparatur dalam menjalankan setiap amanah secara disiplin, bertanggung jawab, dan adaptif terhadap berbagai kebijakan yang terus berkembang.
Melalui rakor bulanan ini, KUA Batanghari meneguhkan komitmen untuk menghadirkan tata kelola kelembagaan yang semakin baik, memperkuat sinergi internal, serta memastikan setiap program prioritas Kementerian Agama dapat diterjemahkan menjadi pelayanan keagamaan yang profesional, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. ***(NL)