KUA Bandar Sribhawono Dorong Integrasi Nilai Keagamaan dalam Musrenbangdes 2025
Daerah

KUA Bandar Sribhawono Dorong Integrasi Nilai Keagamaan dalam Musrenbangdes 2025

  13 Oct 2025 |   134 |   Penulis : PC APRI Lampung Timur |   Publisher : Biro Humas APRI Lampung

Lampung Timur (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bandar Sribhawono kembali menunjukkan kiprahnya dalam mendukung pembangunan berbasis nilai keagamaan dengan turut hadir dalam rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2025, yang berlangsung di wilayah Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur, Senin (13/10/2025).

Pada pelaksanaan hari pertama, KUA Bandar Sribhawono diwakili oleh Penyuluh Agama Islam Suwanto di Balai Desa Sribhawono dan Ariani di Balai Desa Srimenanti. Keduanya aktif berpartisipasi dalam memberikan masukan dan perspektif keagamaan serta sosial kemasyarakatan guna menyempurnakan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2026.

Kehadiran para penyuluh ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga keagamaan dan pemerintahan desa dalam mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga memperkuat dimensi moral dan spiritual masyarakat.

Suwanto menegaskan pentingnya menjadikan Musrenbangdes sebagai ruang membangun keseimbangan antara kemajuan fisik dan pembentukan karakter masyarakat.

 “Pembangunan desa idealnya berakar pada nilai kejujuran, gotong royong, dan tanggung jawab sosial. Fasilitas fisik penting, tapi membangun akhlak dan kesadaran spiritual jauh lebih mendasar,” ujarnya.

Sementara itu, Ariani yang turut hadir di lokasi berbeda menambahkan bahwa peran penyuluh agama adalah memastikan agar setiap arah kebijakan pembangunan desa tetap berpijak pada prinsip keadilan, kesejahteraan, dan kepedulian sosial.

 “Kami ingin setiap keputusan pembangunan memancarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin, agar kesejahteraan lahir dan batin masyarakat bisa berjalan seiring,” jelasnya.

Musrenbangdes 2025 di Kecamatan Bandar Sribhawono dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 16 Oktober 2025, meliputi sejumlah desa seperti Sribhawono, Srimenanti, Waringinjaya, Mekarjaya, Sadar Sriwijaya, Bandar Agung, dan Sripendowo.

Dengan kehadiran aktif KUA Bandar Sribhawono, diharapkan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan lembaga keagamaan semakin kokoh dalam mewujudkan desa yang berdaya, berkarakter, dan religius.*Ns

Penulis: H. Kas
Editor: Szp

Bagikan Artikel Ini

Infografis