Daerah
Khatib Jumat Masjid Besar Sekampung Ajak Jamaah Selamatkan Generasi dari Bahaya Narkotika
26 Jun 2026 | 18 | Penulis : PC APRI Lampung Timur | Publisher : Biro Humas APRI Lampung
Lampung Timur (Humas) — Peringatan Hari Narkotika Internasional (HANI) 2026 menjadi momentum penting untuk menguatkan kesadaran masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkotika. Hal tersebut disampaikan Dr. H. Mahfud saat menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Besar Hidayatul Muttaqin, Kecamatan Sekampung, Jumat (26/06/2026).
Dalam khutbahnya, Dr. H. Mahfud menegaskan bahwa narkotika merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa, agama, dan peradaban. Penyalahgunaan narkotika tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan akhlak, memicu tindak kriminal, merusak keharmonisan keluarga, serta melemahkan kualitas generasi penerus.
Ia menjelaskan, Islam secara tegas melarang segala sesuatu yang memabukkan dan membahayakan jiwa. Penyalahgunaan narkotika bertentangan dengan tujuan syariat Islam (maqashid syariah), yaitu menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta.
"Generasi muda adalah aset berharga umat dan bangsa. Karena itu, mereka harus diselamatkan dari ancaman narkotika melalui penguatan iman, pendidikan agama, pembinaan karakter, serta lingkungan yang sehat dan kondusif," ujar khatib.
Menurutnya, upaya pencegahan tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja. Keluarga menjadi benteng pertama dalam menanamkan nilai-nilai agama dan akhlak mulia, sementara sekolah, tokoh agama, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam membangun ketahanan moral generasi muda.
Pada momentum HANI 2026 ini, jamaah diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap bahaya narkotika, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta berpartisipasi aktif dalam gerakan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.
Menutup khutbahnya, Dr. H. Mahfud mengajak seluruh jamaah untuk menjaga diri, keluarga, dan masyarakat dari ancaman narkotika demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta mampu menjadi penerus perjuangan bangsa dan agama.
"Mari kita jaga diri, keluarga, dan generasi muda dari bahaya narkotika. Dengan iman yang kokoh, pendidikan yang baik, dan kepedulian bersama, insya Allah kita dapat menyelamatkan masa depan bangsa dan umat menuju kehidupan yang diridhai Allah SWT," pungkasnya. *S
Penulis: Kas
Editor: Sol