Siak (Humas) Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kedekatan dengan masyarakat yang berdampak, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sabak Auh melaksanakan kegiatan “KUA Berbagi” yang bertempat di Aula Kampung Belading, Kecamatan Sabak Auh, (24/06/2026).
Kegiatan ini diisi dengan sosialisasi, silaturahmi, serta penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Sabak Auh, Junaidi, menyampaikan berbagai informasi penting terkait layanan KUA, khususnya mengenai persyaratan dan prosedur pernikahan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai berbagai layanan keagamaan lainnya yang dapat diakses melalui KUA.
Lebih lanjut, Junaidi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen KUA Sabak Auh untuk hadir lebih dekat di tengah masyarakat, memberikan edukasi, serta mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.
“Melalui kegiatan KUA Berbagi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami layanan-layanan yang tersedia di KUA, terutama terkait administrasi pernikahan, bimbingan keluarga, serta program-program keagamaan lainnya. KUA bukan hanya tempat pencatatan nikah, tetapi juga menjadi mitra masyarakat dalam membangun keluarga yang sakinah dan kehidupan beragama yang harmonis,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam kesempatan ini KUA Sabak Auh juga menyerahkan bantuan Sembako kepada sejumlah masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong.
Masyarakat Kampung Belading menyambut baik kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga informasi layanan KUA dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Ke depan, KUA Sabak Auh berharap kegiatan KUA Berbagi dapat menjadi agenda rutin yang menjangkau desa-desa lain di wilayah Kecamatan Sabak Auh. Melalui program ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara KUA dan masyarakat, meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap layanan keagamaan, serta tumbuhnya kepedulian sosial demi mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera. (Jun/Hd)