Perkuat Ketahanan Keluarga, KUA Bengkalis Mantapkan Program Bimwin dan Tata Ulang Wilayah Binaan Penyuluh
Daerah

Perkuat Ketahanan Keluarga, KUA Bengkalis Mantapkan Program Bimwin dan Tata Ulang Wilayah Binaan Penyuluh

  25 Jun 2026 |   8 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Bengkalis (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bengkalis bergerak cepat menyusun strategi penguatan pelayanan keagamaan dan ketahanan keluarga di masyarakat. Kepala KUA Kecamatan Bengkalis bersama seluruh Penyuluh Agama Islam menggelar rapat koordinasi (Rakor) intensif di ruang kerja Kepala KUA pada Rabu (24/06/2026).

Rapat koordinasi ini difokuskan pada dua agenda besar, yaitu pemantapan teknis pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi Calon Pengantin (Catin) serta penataan ulang wilayah kerja binaan para penyuluh agama agar lebih merata dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

Untuk program Bimbingan Perkawinan (Bimwin), KUA Kecamatan Bengkalis menjadwalkan pelaksanaannya ke dalam dua angkatan dalam waktu dekat. Demi memberikan pembekalan yang komprehensif dan multiperspektif bagi para catin, KUA Bengkalis resmi menggandeng narasumber ahli lintas sektoral, di antaranya:

* Tim Fasilitator Internal KUA Kecamatan Bengkalis (Aspek Keagamaan & Regulasi Pernikahan).

* Unsur Kesehatan dari Puskesmas setempat (Aspek Kesehatan Reproduksi & Gizi Keluarga).

* Dinas Kependudukan dan Keluarga Berencana (Aspek Perencanaan Keluarga & Kependudukan).

Kepala KUA Kecamatan Bengkalis menegaskan bahwa kolaborasi ini sangat krusial untuk membentengi pasangan muda sebelum memasuki bahtera rumah tangga.

“Melalui Bimwin ini, calon pengantin tidak hanya dibekali dari sudut pandang fikih keagamaan saja, melainkan juga dibekali pengetahuan medis seputar kesehatan keluarga, stunting, hingga manajemen konflik. Sedikitnya ada lima materi pokok yang akan dikupas tuntas demi terwujudnya keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” jelasnya.

Selain mematangkan persiapan Bimwin, rakor ini juga menyoroti efektivitas penyuluhan di lapangan. Mengingat luasnya wilayah geografis Kecamatan Bengkalis yang mencakup 3 kelurahan dan 28 desa (total 31 wilayah binaan), KUA melakukan pemetaan ulang wilayah kerja yang didistribusikan kepada 6 orang Penyuluh Agama Islam.

Melalui restrukturisasi wilayah binaan yang lebih terukur ini, diharapkan tidak ada lagi daerah yang luput dari pembinaan keagamaan. Setiap penyuluh kini memiliki tanggung jawab wilayah yang lebih spesifik agar fungsi edukasi, kepenyuluhan, dan pendampingan umat berjalan secara optimal dan merata.

Rapat koordinasi ditutup dengan komitmen bersama dari seluruh Penyuluh Agama Islam untuk meningkatkan sinergisitas dan memperkuat komunikasi di lapangan. Langkah proaktif ini diharapkan mampu menjadi pilar utama dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan beragama di wilayah Kecamatan Bengkalis.


Bagikan Artikel Ini

Infografis