Ketua PC APRI Lampung Selatan Ikuti Rukyatul Hilal Penentuan 1 Syawal di ITERA
20 Mar 2026 | 34 | Penulis : PC APRI LAMPUNG SELATAN | Publisher : Biro Humas APRI Lampung
Lampung Selatan, Kamis 19 Maret 2026 — Ketua Pimpinan Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PC APRI) Lampung Selatan, Muhtadi, S.H.I., M.H.I., turut ambil bagian dalam kegiatan rukyatul hilal dalam rangka penentuan 1 Syawal 1447 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kampus Institut Teknologi Sumatera (ITERA) bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Dr. Zulkarnain, S.Ag., M.Hum., beserta jajaran.
Rukyatul hilal ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan menjelang akhir bulan Ramadan sebagai bagian dari ikhtiar ilmiah dan syar’i dalam menentukan awal bulan Syawal. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kementerian Agama, para ahli falak, akademisi, hingga organisasi keagamaan.
Muhtadi menyampaikan bahwa keikutsertaan APRI dalam kegiatan rukyatul hilal merupakan bentuk komitmen penghulu dalam mendukung penetapan waktu-waktu penting dalam kalender hijriah, khususnya yang berkaitan langsung dengan ibadah umat Islam.
“Rukyatul hilal bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari tanggung jawab keilmuan dan keagamaan yang harus kita jaga bersama. Penghulu sebagai bagian dari Kementerian Agama memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat terkait penentuan awal bulan hijriah,” ujar Muhtadi.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Dr. Zulkarnain, S.Ag., M.Hum., dalam arahannya menegaskan pentingnya sinergi antara ilmu pengetahuan dan syariat dalam proses penentuan awal bulan hijriah. Dengan dukungan metode hisab dan rukyat yang terintegrasi, diharapkan hasil yang diperoleh dapat menjadi pedoman yang kuat dan diterima oleh seluruh umat Islam.
Pelaksanaan rukyatul hilal di Kampus ITERA ini juga didukung oleh fasilitas pengamatan yang memadai, termasuk penggunaan teleskop dan alat bantu astronomi lainnya, guna memastikan akurasi dalam pengamatan hilal.
Hasil rukyatul hilal tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat penentuan 1 Syawal 1447 H.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan umat Islam dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh keyakinan dan kebersamaan, berdasarkan hasil yang telah melalui proses ilmiah dan syar’i yang dapat dipertanggungjawabkan.
Kontributor: Zainudin
Editor: Nurhadi