Gerakan Masjid Ramah Pemudik Digelorakan, KUA Kabanjahe Gandeng BKM Masjid Agung Karo
Daerah

Gerakan Masjid Ramah Pemudik Digelorakan, KUA Kabanjahe Gandeng BKM Masjid Agung Karo

  20 Mar 2026 |   10 |   Penulis : Humas Cabang APRI Karo |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Kabanjahe (Humas). Menyambut arus mudik dan balik pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kabanjahe Nasrun, S.Pd.I., MA mengimbau seluruh pengurus masjid di wilayahnya untuk mengoptimalkan peran masjid sebagai “Masjid Ramah Pemudik”. Himbauan ini merujuk pada Surat Edaran Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan, Hari Raya Idul Fitri Tahun 1447 H / 2026 M dan Masjid Ramah Pemudik.

Selanjutnya, Kepala KUA Kabanjahe, menyampaikan bahwa masjid memiliki fungsi strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pelayanan umat, khususnya bagi para pemudik yang membutuhkan tempat singgah yang aman dan nyaman.
“Melalui edaran ini, kami mengajak seluruh pengurus masjid agar menghadirkan suasana yang bersih, nyaman, dan terbuka bagi para pemudik. Masjid harus menjadi tempat istirahat yang layak sekaligus pusat pelayanan sosial keagamaan,” ujarnya.

Dalam panduan tersebut, pengurus masjid dihimbau untuk menyediakan fasilitas dasar seperti area istirahat, air minum, toilet bersih, serta tempat berwudhu yang memadai. Selain itu, pengurus juga diharapkan menjaga kebersihan lingkungan masjid serta meningkatkan keamanan selama masa arus mudik.
Tidak hanya itu, pelayanan tambahan seperti penyediaan informasi arah perjalanan, jadwal salat, dalam konsep “Masjid Ramah Pemudik."

Sejalan dengan hal tersebut Ketua BKM Masjid Agung Kabupaten Karo Aswin Ginting, SE didampingi sekretaris Ahmad Yani turut menyambut baik himbauan tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung penuh implementasi program tersebut di lapangan.“Kami dari BKM Masjid Agung Kabupaten Karo siap melaksanakan arahan ini dengan sebaik-baiknya. Masjid Agung akan kami upayakan menjadi pusat pelayanan bagi pemudik, baik dari sisi kenyamanan, kebersihan, maupun pelayanan sosial,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, seperti penataan area istirahat, peningkatan kebersihan fasilitas, serta koordinasi dengan para relawan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada para pemudik.“Kami berharap kehadiran Masjid Agung dapat memberikan manfaat nyata bagi para musafir, sekaligus menjadi sarana dakwah yang menyejukkan dan penuh kepedulian,” tambahnya.

Ahmad Yani menambahkan bahwa semangat pelayanan ini merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai Islam yang mengedepankan kepedulian, keramahan, dan tolong-menolong sesama.“Kita ingin masjid benar-benar menjadi rumah bagi semua, termasuk para musafir. Ini juga menjadi ladang amal bagi kita semua dalam memberikan pelayanan terbaik kepada umat,” tutupnya. Dengan adanya himbauan ini, diharapkan masjid-masjid di Kabanjahe mampu menjadi contoh dalam mewujudkan pelayanan keagamaan yang inklusif, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di momen penting seperti mudik Lebaran. (ays) 

Bagikan Artikel Ini

Infografis