Kepala KUA Way Sulan Pimpin Doa dalam Apel Hari Santri Nasional 2025
22 Oct 2025 | 851 | Penulis : PC APRI LAMPUNG SELATAN | Publisher : Biro Humas APRI Lampung
Way Sulan, 22 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2025, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Way Sulan menggelar upacara dan pengajian akbar di halaman Kantor MWC NU Way Sulan, Rabu (22/10/2025). Kegiatan ini berlangsung khidmat dengan mengusung tema nasional “Merawat Jagad, Membangun Peradaban.
Apel peringatan dimulai pukul 08.00 WIB dan diikuti oleh para pengurus MWC NU, badan otonom, para santri pondok pesantren se-Kecamatan Way Sulan, tokoh agama, serta jajaran pemerintahan setempat. Bertindak sebagai petugas doa, Kepala KUA Kecamatan Way Sulan, Nurhadi, S.Sos.I., M.H., memimpin lantunan doa penuh haru dan khusyuk memohon keberkahan untuk para santri, ulama, serta bangsa Indonesia.
Dalam doanya, Nurhadi menyampaikan rasa syukur atas perjuangan para kiai dan santri yang telah mewariskan semangat cinta tanah air dan jihad keilmuan. Ia juga mendoakan agar generasi santri masa kini tumbuh menjadi generasi emas yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta bebas dari pengaruh negatif zaman.
Dalam salah satu bagian doanya, Nurhadi mengumandangkan permohonan yang menggugah hati:
“Di tengah ujian zaman yang penuh fitnah dan cobaan, peliharalah pesantren-pesantren kami dari segala bentuk kezaliman, pelecehan, dan penistaan. Tegakkan kehormatan ulama dan santri sebagai penjaga moral bangsa, penegak nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.”
Lantunan doa tersebut disambut dengan amin serempak dari seluruh peserta apel, menciptakan suasana religius dan haru di tengah peringatan Hari Santri.
Usai apel, acara dilanjutkan dengan penampilan santri yang menampilkan kreasi seni Islami dan pidato kebangsaan. Pada siang harinya, dilakukan pelantikan pengurus MWC NU Way Sulan yang baru, dan ditutup dengan pengajian akbar bersama Kyai Deni Virawan, S.Pd. dari Lampung Timur.
Ketua Panitia HSN 2025, Iwan Setiawan, M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam suksesnya acara ini. “Peringatan Hari Santri ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan dan meneguhkan peran santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWC NU Way Sulan, Kyai Asep Abdul Basit, S.H.I., menegaskan bahwa semangat Hari Santri harus terus hidup di tengah masyarakat. “Santri tidak hanya belajar kitab di pesantren, tapi juga harus menjadi pelopor dalam menjaga harmoni sosial dan membangun peradaban yang berakhlak,” tuturnya.
Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Way Sulan ini berlangsung tertib dan penuh makna, mencerminkan sinergi antara unsur pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam merawat nilai-nilai perjuangan santri sepanjang masa.
Penulis: Nurhadi