10 Dec 2025 |
33 |
Penulis : Humas Cabang APRI Dairi |
Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sitinjo, (Humas). Untuk memperkuat integritas, etika kerja, dan karakter aparatur pengawasan pemilu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sitinjo memberikan materi siraman rohani bertema amanah dan tanggung jawab kepada jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Kantor Bawaslu Kabupaten Dairi. Kegiatan pembinaan rohani ini dilaksanakan pada tanggal (06/12)di Kantor Bawaslu Kabupaten Dairi. Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala KUA Sitinjo sebagai pemateri utama yang membawakan topik mengenai amanah dan tanggung jawab sebagai dasar pembentukan karakter aparatur negara.
Dalam pemaparannya, Kepala KUA Sitinjo Khairil Anwar,S.HI menegaskan bahwa amanah bukan hanya sebuah pekerjaan yang harus diselesaikan, tetapi merupakan janji moral yang melekat pada setiap individu. Ia menyampaikan bahwa integritas dan tanggung jawab adalah elemen penting yang menentukan kualitas pelayanan publik, terutama dalam bidang pengawasan pemilu yang sangat membutuhkan kejujuran dan ketelitian.
“Amanah bukan sekadar tugas, tetapi cerminan karakter kita. Jika amanah dijaga, maka kepercayaan masyarakat akan mengikuti,” ujarnya dalam penyampaian materi. Beliau juga menekankan bahwa setiap aparatur perlu menjaga sikap, perilaku, dan komitmen dalam menjalankan tugas. Menurutnya, tanggung jawab yang baik akan melahirkan budaya kerja positif dan suasana organisasi yang harmonis. “Tanggung jawab itu bukan hanya pada lembaga, tetapi juga kepada Tuhan dan kepada diri sendiri. Dari situlah etika kerja yang baik akan tumbuh,” tambahnya.
Peserta yang terdiri dari Koordinator kesektariatan Bawaslu kab.Dairi dan seluruh anggota Bawaslu terlihat antusias mengikuti kegiatan. Mereka memberikan apresiasi terhadap materi yang dinilai relevan dan mampu memberikan dorongan moral untuk memperbaiki kualitas kerja, terutama menjelang pelaksanaan tahapan pengawasan pemilu.
Koordinator kesektariatan Bawaslu Kabupaten Dairi juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan KUA Sitinjo memberikan pembinaan rohani tersebut. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin agar jajaran Bawaslu tetap memiliki kekuatan spiritual dan moral dalam menjalankan tugas.
Kegiatan ditutup dengan refleksi singkat dan doa bersama untuk memohon kelancaran dalam tugas pengawasan serta penguatan integritas seluruh aparatur. (HS)