Kepala KUA Rantau Utara, H. Darman, S.Ag, MA Adakan Bimbingan Perkawinan Bagi Calon Pengantin
News

Kepala KUA Rantau Utara, H. Darman, S.Ag, MA Adakan Bimbingan Perkawinan Bagi Calon Pengantin

  09 Jan 2025 |   162 |   Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Kepala KUA Rantau Utara, H. Darman, S.Ag, MA mengadakan kegiatan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin untuk yang perdana di tahun 2025, Selasa, 7 Januari 2025. Kegiatan ini sebenarnya selalu dilakukan di setiap pertengahan minggu di hari Selasa atau Rabu bagi calon pengantin yang menikah dalam minggu depannya. 
Darman yang juga fasilitator bimbingan perkawinan yang dibimtek sebagai angkatan I di Jakarta tahun 2017 yang langsung memberikan bimbingan kepada catin menyampaikan materi tentang menggapai keluarga sakinah, membina generasi berkualitas, dinamika keluarga, mengelola konflik keluarga dan sedikit menyinggung kesehatan reproduksi. 
Sebelum bimbingan tentang yang berjalan dengan keluarga, Darman menjelaskan terlebih dahulu tentang hukum najis dan hadas. Karena pengalaman sebelumnya ketika melakukan bimbingan banyak sekali catin yang tidak mengerti dengan hukum seputar ini. Ini perlu dijelaskan agar mereka yang akan menjalani hidup suami istri paham dan tidak salah dalam mensucikan diri sehingga secara syari mereka terjaga yang haram dan yang melanggar ketentuan agama. 
Dalam bimbingan ini juga ditambahkan materi tentang pencegahan stunting untuk pertumbuhan anak. Materi ini adalah berkat kerjasama Kementerian Agama dengan BKKBN pusat dalam upaya pemerintah mencegah stunting dalam pertumbuhan anak Indonesia. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh normal bagi seorang anak diakibatkan kekurangan gizi, pola hidup dan lain lain. Stunting juga bisa disebabkan pernikahan yang dilakukan di usia yang sangat muda krn perempuan yang menikah terlalu muda, kondisi rahimnya belum kuat untuk hamil dan apabila tidak dibarengi dengan pola hidup sehat dan kurangnya asupan gizi ketika hamil, anak yang dilahirkan berpotensi mengalami gagal tumbuh normal dalam pertumbuhannya kelak. 
Bimbingan perkawinan kali ini dihadiri 20 orang sehingga ini adalah jumlah yang paling banyak hadir selama dilakukan bimbingan  mandiri ini di KUA Rantau Utara.

Bagikan Artikel Ini

Infografis