Daerah
Kepala KUA Pasir Sakti Hadiri Pengajian Akbar dan Haul di Ponpes Darussalam Mekarsari
17 Jun 2026 | 15 | Penulis : Biro Humas APRI Lampung | Publisher : Biro Humas APRI Lampung
Lampung Timur (Humas) – Suasana penuh khidmat dan keberkahan menyelimuti lingkungan Pondok Pesantren Darussalam, Desa Mekarsari, Kecamatan Pasir Sakti, pada Rabu (17/6/2026). Ratusan jamaah, santri, alumni, serta masyarakat sekitar memadati lokasi dalam rangka **Pengajian Akbar, Haul ke-5, Harlah ke-23 Pondok Pesantren Darussalam, Khataman Kitab, dan Tasyakuran Kelas Akhir SD LQ, SMP, serta SMA BP Darussalam
Turut hadir dalam kegiatan tersebut **Kepala KUA Kecamatan Pasir Sakti, Rahmat Syah, S.Ag., M.M.**, sebagai bentuk dukungan terhadap syiar Islam dan penguatan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
Acara berlangsung dalam suasana yang sarat makna. Haul menjadi momentum mengenang jasa para pendahulu yang telah meletakkan fondasi dakwah dan pendidikan Islam, sementara peringatan hari lahir pondok pesantren menandai perjalanan panjang Darussalam dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkhidmat untuk umat.
Khataman kitab yang dilaksanakan para santri menjadi simbol keberhasilan dalam menuntut ilmu agama, sekaligus pengingat bahwa tradisi keilmuan Islam harus terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi. Di saat yang sama, tasyakuran kelas akhir menjadi ungkapan syukur atas perjuangan para siswa yang telah menyelesaikan jenjang pendidikan mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmat Syah menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pondok Pesantren Darussalam dalam membina generasi muda. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis sebagai benteng moral dan pusat lahirnya kader-kader umat yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.
*"Pesantren bukan hanya tempat belajar ilmu agama, tetapi juga tempat menempa karakter, akhlak, dan pengabdian. Semoga Pondok Pesantren Darussalam terus berkembang, melahirkan generasi yang cerdas, berakhlakul karimah, serta memberi manfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat," ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk para masyayikh, kemajuan pondok pesantren, serta keberkahan bagi seluruh santri dan masyarakat. Semangat kebersamaan yang terjalin dalam acara ini menjadi bukti bahwa pesantren tetap menjadi cahaya yang menerangi perjalanan umat menuju masa depan yang lebih baik.
"Menjaga warisan ulama, menguatkan tradisi ilmu, dan menyiapkan generasi masa depan adalah ikhtiar yang tak pernah boleh berhenti."
Penulis: Kas
Editor: Sol