Kepala KUA Pantai Labu Ikuti Bimtek Peningkatan Kualitas SDM Penghulu
26 Nov 2025 | 37 | Penulis : Humas Cabang APRI Deli Serdang | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Pantai Labu, (Humas). Kepala KUA Pantai Labu, Amru Hasibuan, S.HI menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kualitas SDM kepenghuluan yang dilaksanakan oleh Bidang Urais Kanwil Kemenag Sumatera Utara di Hotel Miyana pada hari selasa (25/11). Acara ini diikuti Para Penghulu perwakilan dari Kota Medan, Deli Serdang, Binjai dan Langkat.
Acara dibuka oleh Kepala Kanwil Kemenag H. Ahmad Qosbi, S. Ag. MM. Dalam arahannya Kakanwil menekankan pentingnya dilakukan peningkatan kompetensi kepenghuluan sebagai upaya peningkatan kompetensi pelayanan di masyarakat. Hal lainnya yang sangat penting penghulu saat ini dalam melaksanakan tugas dan fungsinya adalah peningkatan nilai nilai integritas. Integritas ASN merupakan konsistensi antara perkataan dan tindakan, kejujuran, serta profesionalisme dalam bekerja, dengan menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi. "Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam melaksanakan tugas maka kita akan merasa damai dan tentram dunia dan akhirat," ujarnya.
Selanjutnya Kakanwil Kemenag Sumatera Utara menyampaikan agar para penghulu wajib untuk meningkatkankan kinerja, kompetensi dan profesionalismenya. Beliau mengingatkan agar para penghulu bertindak sesuai regulasi yang berlaku, terutama dalam pelaksanaan tugas pelayanan nikah. “Penghulu bertindak ssuai aturan yang ada, jangan bermain main dengan pelayanan nikah, ingat profesionalisme dalam bekerja”, ujarnya.
Melalui kegiatan ini Kakanwil menyampaikan harapan agar para penghulu meningkat kualitas SDM nya, meningkat kinerjanya, semakin profesional dan kompetensinya meningkat, memiliki kemampuan teknis untuk melaksanakan tugas dengan baik dan efisien. Para penghulu memahami standard operasional prosedur dalam upaya meningkatkan produktifitas.
Atas peningkatan kerja tersebut Beliau mengatakan bahwa dengan meningkatnya kinerja para penghulu maka akan menyumbang peningkatan kinerja organisasi secara keseluruhan baik melalui kinerja individual maupun kinerja tim. Kakanwil berharap para Penghulu mampu beradaptasi terhadap perubahan, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dan mampu berkoordinasi dan berupaya meningkatkan pelayanan publik.
Ketua panitia kegiatan H.Safrial Alam, S.Kom menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme dan kinerja penghulu, selain itu kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layannan.
Penghulu dituntut memiliki kecakapan akademis dan pemahaman serta pengetahuan agama yang cukup mumpuni “ bekerja lah sesuai aturan, pelajari ilmu ilmu terkait agama baik itu ilmu terkait pernikahan, penghulu memiliki peran mengajari dan memberi ilmu bagi masyarakat, termasuk memberi informasi positif ditengah tengah masyarakat”, kata Kakanwil. Beliau juga berpesan agar para peserta mengikuti kegiatan dengan serius dan mengambil manfaat dari kegiatan ini dalam upaya mengembangkan potensi dan sikap profesional.
Narasumber selanjutnya KH. Sutan Sahrir, S. Ag. MA menyampaikan materi penguatan kompetensi penghulu pada bidang hukum Islam. "Persoalan fikih munakahat sangat penting dikuasai secara penuh oleh seluruh penghulu mengingat peran penghulu berdimensi duniawi dan ukhrowi" Imbuhnya. Narasumber yang merupakan Pimpinan Ponpes Ulumul Quran ini membahas berbagai persoalan felix munakahat diantaranya tentang perwalian, mahar, khutbah nikah, li'an, zhihar dan sebagainya merujuk pada kitab al fiqhul Islamy wa adillatuhu dan kitab lainnya.
Kemudian narasumber dari Balai Diklat Keagamaan Medan Dr H Usman Abdi, MA. Beliau menyampaikan materi Pengembangan Kompetensi Kepenghuluan. Beliau menyampaikan bahwa penghulu wajib mengikuti program pengembangan kompetensi paling sedikit 20 jam pelajaran (JP) dalam 1 tahun. Ketentuan ini ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN 2023). "Organisasi Profesi seperti APRI juga dapat berperan sebagai sponsor kegiatan dalam memenuhi kewajiban penghulu mengikuti program pengembangan kompetensi minimal 20 jam dalam setahun tersebut" ujarnya.
Narasumber berikutnya Dr. H. Tuah Sirait, M. Ag menyampaikan materi Penguatan Kompetensi Penghulu dalam Membaca Al Quran. Beliau menjelaskan secara rinci makharijul huruf, sifatul huruf, ahkamul mad yang diikuti praktek langsung membaca al Quran dab membaca khutbah nikah.
Narasumber terakhir disampaikan oleh Oleh PSM Bidang Urais Agama Islam H Arifin, S Ag, MH. Beliau menyampaikan Isu Terkini Bidang Kepenghuluan. Hal ini penting dibahas merespon perkembangan regulasi terkini. Setelah diterbitkannya PMA Nomor 30 tahun 2024 maka terjadi perubahan secara signifikan sebagai bentuk penyempurnaan regulasi dari sebelumnya.
Amru Hasibuan yang ikut dalam kegiatan merasa bersyukur dan berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan penguatan kompetensi penghulu ini. "Kita mendapatkan asupan ilmu yang sangat lengkap dari narasumber yang benar-benar meguasai di budangnya," ujarnya.